Mengapa Promo Belanja di Marketplace Selalu Tengah Malam?

Mabur.co – Di bulan Ramadan kali ini, pasti banyak marketplace maupun perusahaan-perusahaan komersil lainnya yang menawarkan promo spesial berupa diskon, voucher, maupun bonus-bonus menarik lainnya.

Semua promo dikemas dengan sangat menarik, dengan tujuan untuk menjaring konsumen sebanyak-banyaknya. Momen ini seringkali dibungkus dengan istilah “Promo Ramadan” dan lain sebagainya.

Namun jika Anda perhatikan lebih jauh, seringkali “promo Ramadan” (maupun promo-promo lainnya) yang ada di marketplace, kebanyakan dimulai pukul 00.00 atau di jam tengah malam. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Padahal, jam-jam tengah malam seperti itu biasanya digunakan orang untuk beristirahat, atau bahkan sudah tidur lelap, setelah seharian beraktivitas dari pagi hingga sore harinya. Namun tetap saja, promo-promo belanja di marketplace selalu saja dimulai di jam-jam tengah malam seperti itu.

Fenomena ini bahkan sudah berlangsung sejak 2017 lalu, sejak ditetapkannya Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) yang jatuh pada 12 Desember, melalui program “Flash Sale” dan “Midnight Checkout” yang mulai menjamur di Indonesia.

Pola itu kemudian diadopsi oleh beberapa marketplace besar di Indonesia, seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, TikTok Shop, dan seterusnya, untuk menerapkan midnight sale terutama di tanggal kembar (2.2, 3.3, 4.4 dan seterusnya hingga 12.12), termasuk juga di bulan ramadan kali ini.

Dilansir dari laman rbiz, berikut adalah beberapa faktor utama, yang membuat promo belanja di marketplace selalu berlangsung di jam tengah malam, setidaknya sampai saat ini.

1. Menciptakan Urgensi & Rasa FOMO (Fear of Missing Out)

Diskon besar-besaran yang dimulai tepat pukul 00.00 dengan durasi terbatas akan membuat orang tergesa-gesa untuk segera checkout, agar tidak kehabisan stok barang yang diinginkan (bukan dibutuhkan).

2. Memicu Perilaku Belanja Impulsif

Secara psikologis, belanja di malam hari (atau bahkan tengah malam) seringkali membuat orang merasa lebih emosional dan impulsif, sehingga menghasilkan perilaku irasional, salah satunya ketika berbelanja.

Tentu saja hal ini akan membuat orang tanpa ragu membelanjakan uangnya untuk mengikuti promo-promo tengah malam semacam ini.

3. Memulai Campaign Baru

Tengah malam juga merupakan waktu yang pas untuk transisi pergantian hari. Sehingga periode tanggal kembar seperti 11.11 atau 12.12 akan sangat cocok ketika diterapkan sejak detik pertama tanggal tersebut berlaku. Momen itu juga mampu menghasilkan angka traffic (jumlah kunjungan digital) yang cukup tinggi.

4. Meningkatkan Exposure dan Traffic

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, keberadaan promo midnight sale seperti tanggal kembar maupun promo Ramadan seperti ini dapat mendongkrak visibilitas produk, sekaligus meningkatkan traffic aplikasi secara drastis dalam waktu singkat. Semakin tinggi traffic, tentunya akan semakin meningkatkan potensi penjualan (closing) yang lebih besar dari biasanya.

***

Memang tidak ada salahnya jika Anda tertarik dengan promo midnight sale maupun promo ramadan serta lebaran yang akan hadir di marketplace kesayangan Anda, namun jangan pernah lupa bahwa semua itu hanyalah akal-akalan mereka saja, untuk membuat Anda “boros” dan belanja sebanyak-banyaknya tanpa perlu berpikir panjang, apalagi ketika dilakukan di jam tengah malam.

Tetaplah berhati-hati terhadap setiap promo yang ada, dan aturlah finansial Anda dengan sebaik mungkin. Karena bulan ramadan bukan hanya tentang promo dan diskon, tapi adalah esensi dari ibadah puasa itu sendiri, yang sayangnya juga tetap butuh biaya di dalamnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *