Mabur.co – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) telah menyelesaikan rangkaian Operasi Keselamatan Progo 2026, yang berlangsung selama 14 hari, tepatnya pada 2-15 Februari 2026.
Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev) dari pelaksanaan operasi ini, tercatat angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas (lakalantas) telah menurun drastis, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Menurut hasil anev tersebut, tercatat jumlah pelanggaran dan lakalantas pada tahun ini mencapai 129 kasus, dengan tiga di antaranya meninggal dunia.
Sementara pada periode yang sama tahun 2025 lalu, jumlahnya mencapai 132 kasus.
Meskipun mengalami penurunan, namun hal itu tidak lantas membuat pihak kepolisian berpuas diri.
Oleh karena itu, mereka berupaya untuk semakin memperketat pengawasan dan patroli di titik-titik rawan di sejumlah wilayah, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa operasi tahun ini telah berhasil menekan angka pelanggaran secara signifikan.
“Dapat kami sampaikan bahwa selama Operasi Keselamatan Progo kali ini, aksi penindakan pelanggaran (tilang) mengalami penurunan signifikan sebesar 67%. Di mana tahun 2025 lalu terjadi sebanyak 2.507 pelanggar, untuk tahun ini turun menjadi 836 pelanggar,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Kombes Pol Ihsan, angka teguran untuk pelanggaran lalu lintas juga mengalami penurunan sebesar 22%.
“Tahun lalu kami melakukan teguran sebanyak 10.803 pada tahun 2025, sedangkan tahun ini menjadi 8.386 tindakan teguran. Hal ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam ketertiban berlalu lintas,” tegasnya.
Tak lupa pihak kepolisian juga turut mengapresiasi seluruh masyarakat, yang telah mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban, serta kelancaran dalam berlalu lintas di jalan raya.
Pihak kepolisian akan terus berupaya mengedepankan pendekatan secara humanis, untuk dapat menekan angka kecelakaan hingga ke titik terendah (alias nol).
Sehingga mampu menciptakan ruang jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Yogyakarta. (*)



