Mabur.co – Operasi Keselamatan Progo 2026 yang diselenggarakan oleh jajaran kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) telah berjalan selama satu minggu, atau setengah dari total pelaksanaan yakni 14 hari atau dua minggu.
Selama kurun satu minggu tersebut, terdapat tren positif yang diperlihatkan oleh masyarakat, misalnya dalam pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, di seluruh wilayah hukum DIY.
Berdasarkan data analisa dan evaluasi (Anev) yang dirilis Ditlantas Polda DIY pada Minggu (8/2/2026), angka kecelakaan lalu lintas menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (2025).
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan hingga hari ketujuh operasi keselamatan progo, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 6%.
Penurunan paling mencolok terlihat pada tingkat fatalitas korban, di mana angka korban meninggal dunia (MD) mencapai 0%, atau turun 100% dibandingkan tahun lalu.
Tercatat sampai dengan pelaksanaan hari ketujuh, pihak kepolisian telah melakukan 120 tindakan tilang dan 1.198 teguran di seluruh wilayah DIY.
Penindakan tilang ini menurun 50% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, Polda DIY juga tak henti-hentinya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan standar, dan selalu waspada saat berkendara.
Operasi Keselamatan Progo 2026 masih akan berlangsung selama satu minggu ke depan, dengan tujuan menciptakan ekosistem jalan raya yang aman dan nyaman, bagi seluruh warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. (*)



