Mabur.co- Beredar video di lini masa media sosial (medsos) yang memperlihatkan seorang penumpang Super Air Jet tujuan Denpasar mengkritik keras pihak maskapai.
Dalam unggahan Instagram pembasmii.kehaluan, pada Jumat, 13 Februari 2026, penumpang tersebut diduga kecewa lantaran pesawat yang ditumpanginya tak kunjung mengudara setelah mengalami delay selama 5 jam.
Diketahui, dugaan pesawat Super Air Jet tujuan Denpasar yang mengalami delay itu terjadi pada Kamis, 13 Februari 2026.
“Penerbangan maskapai Super Air Jet tujuan Denpasar, Bali, mengalami keterlambatan hingga hampir lima jam, memicu keluhan dari sejumlah penumpang,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat yang dijadwalkan berangkat pukul 13.00 WITA baru diberangkatkan mendekati pukul 18.00 WITA.
“Selama waktu tunggu tersebut, penumpang mengaku tidak mendapatkan penjelasan resmi terkait penyebab keterlambatan,” terang postingan tersebut.
Dalam video yang beredar, salah seorang pria yang menjadi penumpang tak kuasa menahan amarahnya.
Penumpang itu menuturkan, sejak awal penundaan hingga menjelang keberangkatan, tidak ada pengumuman yang menjelaskan secara rinci alasan delay maupun kondisi teknis pesawat.
“Kami menunggu hampir 5 jam. Tidak ada penjelasan pasti kenapa delay,” keluh sang penumpang kepada seorang pramugara yang sedang bertugas di pesawat.
“Apakah karena cuaca, teknis, atau alasan lain. Kami hanya diminta menunggu,” ujarnya.
Saat insiden, penumpang juga menilai keterlambatan tersebut sangat mengganggu karena banyak penumpang memiliki kegiatan di Denpasar yang tidak bisa ditunda.
Pria itu bahkan mengkritik minimnya komunikasi dari pihak maskapai yang dinilai menimbulkan kekhawatiran terkait kenyamanan dan keselamatan penerbangan.
“Mas jangan mondar-mandir, ini ada ratusan orang di sini, kasih informasi, berikan kepastian,” terang penumpang tersebut.
Pria yang turut membawa serta istri dan anaknya yang masih berusia balita dalam pesawat itu juga mengeluhkan waktunya yang terbuang sia-sia atas kejadian tersebut.
“Lihat anak saya masih kecil, kepanasan. Kalau tidak bisa berangkat, beri kami pesawat lain, tolong jangan diam saja,” tandasnya. ***



