Mabur.co- Sebuah mahakarya visual baru saja lahir dari ketinggian ribuan kilometer di atas atmosfer.
Kru misi Artemis II milik NASA berhasil menangkap gambar Bumi dengan tingkat kejernihan yang luar biasa, memicu decak kagum para ilmuwan dan penggemar fotografi di seluruh dunia.
Foto ini bukan sekadar gambar biasa. Ini adalah dokumentasi visual pertama dari kru manusia yang melakukan perjalanan mengelilingi Bulan lebih dari 50 tahun terakhir, membawa standar baru dalam estetika fotografi luar angkasa yang sinematik.
Gambar pertama, yang diberi nama Hello, World, menampilkan hamparan biru luas Samudra Atlantik, dibingkai oleh cahaya tipis atmosfer saat Bumi menutupi Matahari dan aurora hijau di kedua kutub.
Bumi tampak terbalik bagi pengamat, dengan Sahara barat dan semenanjung Iberia di sebelah kiri, serta bagian timur Amerika Selatan di sebelah kanan.
NASA juga mengidentifikasi planet terang di kanan bawah sebagai Venus.
Melansir USA Today, Minggu (5/4/2026), Komandan Misi Reid Wiseman, mengabadikan momen langka yang disebut sebagai Terminator atau garis pembagi antara siang dan malam yang membelah permukaan planet secara vertikal.
Tak hanya itu, dalam gelapnya ruang angkasa, Orion berhasil menangkap potret Bumi yang bercahaya akibat aktivitas listrik manusia di bawah sinar matahari yang membias di tepian planet.
Sebelumnya, NASA juga merilis detail teknis berupa foto modul servis Orion yang memperlihatkan mesin utama dan pendorong tambahan yang menjadi jantung penggerak wahana ini menembus gravitasi.
Saat ini, Artemis II berada di jalur melingkar yang akan membawa awak mengelilingi sisi jauh Bulan dan kembali ke Bumi.
Perjalanan ini menjadi pengalaman manusia di luar orbit Bumi pertama sejak 1972. Awak diperkirakan melewati sisi jauh Bulan pada 6 April dan kembali ke Bumi pada 10 April.
Setelah manuver pembakaran selesai, awak “terpaku pada jendela” untuk mengambil gambar.
“Kami mendapatkan pemandangan indah sisi gelap Bumi, yang diterangi oleh Bulan,” ujar spesialis misi Jeremy Hansen, dikutip dari BBC.com.
Dikutip dari Antara, NASA mengumumkan bahwa misi antariksa Artemis II berhasil melalui tahap lepas landas dari Pusat Antariksa Kennedy di Florida, Rabu (1/4/2026) siang waktu setempat.
Misi ini menandai kembalinya manusia ke Bulan setelah lebih dari setengah abad.
Roket Space Launch System (SLS) berhasil membawa empat antariksawan hingga ke orbit dengan selamat, dengan pesawat angkasa Orion saat ini berada dalam perjalanan mengitari Bulan dan kembali ke Bumi.
Penerbangan antariksa dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, dengan empat astronot yang terdiri dari tiga berkebangsaan AS dan satu astronot Kanada.
Tujuan misi adalah menguji sistem kunci untuk eksplorasi manusia di luar angkasa di masa depan.
Peluncuran ini juga menjadi tonggak sejarah program Artemis NASA, yang menargetkan pendaratan manusia kembali ke Bulan pada akhir dekade ini dan mendukung penjelajahan antariksa lebih dalam lagi.



