Mabur.co- Sejumlah wilayah Kota Padang, Sumatra Barat, dilanda banjir setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur sejak Senin (3/8/2026) pagi.
Banjir yang merendam tiga kecamatan di Kota Padang menjadi pengingat bahwa musim kemarau tidak lagi identik dengan cuaca kering.
Hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga sore menyebabkan permukiman dan ruas jalan di Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Bungus Teluk Kabung terendam.
Bahkan, arus banjir dilaporkan menghanyutkan sejumlah kendaraan dan memaksa BPBD mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Evakuasi dengan Perahu
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, petugas tim gabungan mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu.
Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi atau sangat deras mengguyur wilayah Kota Padang sejak pukul 11.00 – 17.00 WIB.
“Hujan lebat berdurasi panjang memicu genangan air yang meluap ke kawasan permukiman warga serta ruas jalan utama di beberapa titik. Merespons kondisi tersebut, tim gabungan BPBD Kota Padang bergerak menerjunkan perahu polietilen guna mengevakuasi warga ke lokasi aman,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dilansir kantor berita Antara, Selasa (4/8/2026).
Tiga Kecamatan
Abdul menjelaskan, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, banjir saat ini berdampak di tiga kecamatan, yakni Kuranji, Koto Tangah, dan Bungus Teluk Kabung.
Di Kecamatan Kuranji, kawasan terdampak meliputi Kelurahan Lapau Munggu, Kompleks Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, hingga Gunung Sarik.
“Sementara di Kecamatan Koto Tangah, banjir merendam Kelurahan Aia Pacah, kawasan belakang RSUD, dan Perumahan Green Mandiri, sedangkan di Bungus Teluk Kabung melanda lima kelurahan,” ungkapnya.
