Lomba Seni Suara Alam Bekisar, Lestarikan Makhluk Hidup Memayu Hayuning Bawana

2 Min Read
Sekitar 300 Curing Mania atau pecinta ayam kontes dari berbagai pelosok daerah, seperti Madura, Surabaya, Bali, Lombok, Sumenep, Bangkalan, Magelang, hingga tuan rumah Yogyakarta, mengikuti Lomba Nasional Seni Suara Alam Bekisar, Ayam Hutan dan Buras bertajuk 'Piala Jogja Istimewa ke-3' di Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co – Sekitar 300 Curing Mania atau pecinta ayam kontes dari berbagai pelosok daerah, seperti Madura, Surabaya, Bali, Lombok, Sumenep, Bangkalan, Magelang, hingga tuan rumah Yogyakarta, mengikuti Lomba Nasional Seni Suara Alam Bekisar, Ayam Hutan dan Buras bertajuk ‘Piala Jogja Istimewa ke-3’ di Pandowoharjo, Sleman, Minggu (27/9/2026). 

Baca Juga: https://mabur.co/rekreasi/ayam-bekisar-simbol-identitas-jawa-timur-itu-populasinya-kini-semakin-menipis/

Ketua Acara, Rindang Rumpoko, mengatakan, bahwa antusiasme peserta pada gelaran ketiga ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

“Untuk yang sekarang lebih meriah, lebih ramai dibandingkan yang sebelumnya. Insya Allah sih bisa lebih meriah lagi ke depannya, di event-event berikutnya,” katanya.

Ketua Acara, Rindang Rumpoko (kanan) bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Aris Eko Nugroho. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Aris Eko Nugroho, pun mengatakan, ke depan Lomba Seni Ayam Bekisar di DIY bisa menjadi salah satu agenda yang lebih berkembang.

Potensi Pemberdayaan Masyarakat

“Kita melihat potensi di lapangan selain ayamnya, ada potensi pemberdayaan masyarakat, bukan hanya ayam tapi ekonomi bergerak,” jelasnya.

Menurut Aris, sisi lain Lomba Seni Ayam Bekisar juga sebagai upaya melestarikan makhluk hidup sebagaimana sesuai dengan filosofi keistimewaan Memayu Hayuning Bawana.

Gelaran ini bukan sekadar pameran unggas, melainkan sarana pemulihan ekonomi masyarakat sekitar dan pelestarian lingkungan hidup di DIY. 

“Kegiatan ini bisa menggerakkan roda perekonomian di DIY. Saya menilai ada potensi pemberdayaan masyarakat dari Lomba Ayam Bekisar ini. Selain ayam, ternyata juga ada potensi pemberdayaan masyarakat di sini.

Jadi yang kita lihat tidak sekadar ayam, tapi bagaimana kemudian ekonomi juga bergerak. Salah satu filosofi keistimewaan itu kan bagaimana kita menjaga kelestarian lingkungan kita, termasuk makhluk hidup yang ada di Yogyakarta,” ujarnya. ***

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar