Mabur.co – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta, menggelar perhelatan akbar bertajuk Festival Kampung Santri 2026.
Rangkaian acara syiar dakwah dan kebudayaan ini dipusatkan di Taman Budaya Embung Giwangan, Kota Yogyakarta.
Merawat Berkah
Festival Kampung Santri 2026, mengusung tema keumatan “Ngrumat Berkah”. Festival ini dihadirkan sebagai ikhtiar untuk merawat, menjaga, serta mengalirkan sambung sanad keilmuan, nasihat, dan spirit perjuangan para masyayikh serta muassis Nahdlatul Ulama kepada generasi muda dan masyarakat luas.
Ketua Panitia HSN 2026 PCNU Kota Yogyakarta, Wahyu Hadi Surya, S.T., menyampaikan bahwa perhelatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus panggung syiar Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah yang sejuk, moderat, dan menentramkan.
“Momen Hari Santri bukan sekadar seremoni, melainkan panggung tabarruk atas perjuangan para kiai dan pahlawan bangsa. Lewat semangat ‘Ngrumat Berkah’, kami mengajak seluruh nahdliyin merapatkan barisan, menyemarakkan tradisi pesantren, serta menyebarkan kebermanfaatan dan maslahat bagi sesama,” ujarnya, Senin (19/10/2026).
Dukungan Masyarakat
Inisiator Festival Kampung Santri, Abdul Kholik, S.Fil.I., turut mengapresiasi antusiasme dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat Yogyakarta.
“Festival Kampung Santri 2026 ini memperlihatkan betapa tinggi antusiasme warga Yogyakarta untuk merawat tradisi dan nilai-nilai kebersamaan. Harapan kami, model kegiatan perekat ukhuwah seperti ini bisa meluas ke berbagai daerah lain guna memperkuat kerja sama, gotong royong, serta keharmonisan,” ungkapnya. ***
