Mabur.co – Sejak pecah Sabtu kemarin, perang antara Iran melawan Israel-Amerika Seikat dan sekutunya, telah mengakibatkan berbagai kerusakan di jantung ibu kota Iran, Teheran.
Salah satu bangunan penting yang ikut terdampak dan mengalami kerusakan adalah Istana Golestan yang merupakan situs bersejarah Warisan Dunia yang diakui UNESCO sejak tahun 2013.
Meski tidak menjadi target utama, namun lokasinya yang sangat dekat dengan lokasi serangan di jantung kota, membuat istana indah dan megah ini ikut terdampak akibat terkena puing-puing ledakan.
Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News Agency, menyebut sejumlah pintu, jendela hingga berbagai ornamen cermin warna-warni khas Persia rusak akibat serangan udara Israel-AS.
Beruntung sebelum serangan terjadi, upaya pemindahan sejumlah barang maupun artefak berharga di sejumlah ruang Istana Golestan ini telah dilakukan sehingga dapat meminimalisir dampak kerusakan.
Dikutip dari website resmi UNESCO, Istana Golestan sendiri merupakan salah satu bangunan tertua yang ada di Teheran, Iran. Istana bersejarah ini juga terletak di jantung atau pusat kota tua Teheran.
Istana megah dan indah ini disebut-sebut sudah ada sejak era Dinasti Safawi Kekaisaran Persia sekitar tahun 1524-1576-an.
Lalu dibangun dan direnovasi kembali oleh Dinasti Qajar sekitar tahun 1785 dan dijadikan sebagai istana hingga abad 19.
Setelah Dinasti Qajar runtuh, Istana Golestan tetap digunakan sebagai bagian penting di era Dinasti Pahlavi di antaranya untuk melangsungkan acara resmi kerajaan seperti pengangkatan kepala negara maupun acara penting lainnya.
Kompleks Istana Golestan terdiri dari belasan bangunan istana atau kediaman, museum, aula hingga taman, yang dikelilingi oleh tembok luar atau benteng dengan gerbang.
Ciri khas kompleks istana ini adalah arsitektur bangunannya yang sangat indah.
Dibuat dari penggabungan seni dan arsitektur Persia dengan gaya dan motif Eropa serta adaptasi teknologi bangunan Eropa.
Istana Golestan sering dianggap sebagai maha karya luar biasa perpaduan kebudayaan timur-barat.
Baik itu dalam hal seni monumental, tata letak, arsitektur hingga teknologi bangunan, yang telah menjadi sumber inspirasi bagi seniman dan arsitek Iran modern.
UNESCO sendiri secara resmi mengungkapkan keprihatinannya atas rusaknya bangunan Istana Golestan akibat serangan Israel-AS.
UNESCO juga mengaku akan terus memantau situasi perlindungan warisan budaya di Iran dan kawasan Timur Tengah lainnya.
Dalam pernyataannya, UNESCO mengingatkan bahwa kekayaan budaya termasuk bangunan bersejarah dilindungi oleh hukum internasional, termasuk Konvensi Den Haag 1954 dan Konvensi Warisan Dunia 1972, sehingga tidak boleh diserang atau dihancurkan. ***



