Emak-emak adalah “Pilar MBG” yang Sesungguhnya

Mabur.co – Polemik terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Dalam sosialisasi empat pilar MPR RI yang berlangsung di Puri Mataram, Sleman, Yogyakarta, Minggu (15/2/2026), Guru Besar UGM, PM Laksono, yang turut hadir memaparkan materi terkait empat pilar MPR tersebut mengaku bahwa keberadaan MBG telah merampas kasih sayang ibu-ibu alias emak-emak kepada anak-anaknya di rumah.

Nggak usah ada MBG pun, ibu-ibu tetap bekerja di rumah untuk masakin anak-anaknya. Itulah wujud kasih sayang orang tua ke anaknya, yang nggak ada di MBG. Karena yang menjamin masa depan bangsa itu adalah ibu-ibu, bukan MBG,” ucap PM Laksono di Puri Mataram, Minggu (15/2/2026).

Lebih lanjut, ia sebenarnya sependapat bahwa keberadaan MBG telah mampu menambah lapangan pekerjaan di Indonesia. Hanya saja penerapannya sudah terlalu jauh dari rencana awal.

“Bukannya saya tidak setuju bahwa MBG itu menambah lapangan kerja. Namun yang terjadi sekarang justru negara mengambil alih relasi sosial yang selama ini telah diperankan oleh ibu-ibu. Dari dulu saja rakyat kita sudah biasa makan dari zaman nenek moyang, makanannya pun bermacam-macam bentuknya,” tambah PM Laksono.

PM Laksono pun menyarankan agar anggaran raksasa yang digunakan untuk MBG bisa dialihkan ke sektor lain yang lebih membutuhkan, salah satunya adalah bidang pendidikan.

Karena pendidikan yang baik akan menjamin masa depan yang lebih baik, sehingga bisa membeli makanan yang lebih bergizi, daripada selalu bergantung kepada makanan MBG yang sering beracun itu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *