Foreplay, Di Balik Gestur Nakal Pasangan yang Bikin Sehat - Mabur.co

Foreplay, Di Balik Gestur Nakal Pasangan yang Bikin Sehat

Mabur.co- Bicara tentang seks, tentunya masing-masing pasangan memiliki preferensi berbeda untuk memanaskan suasana.

Foreplay biasanya dimanfaatkan untuk bercumbu mesra dengan mencium atau memainkan titik-titik sensitif favorit.

Selain itu, ada satu kegiatan yang menurut lelaki sangat menggoda dan kerap dilakukan untuk membumbui hubungan seksual.

Dikenal dengan spanking, yaitu menampar bokong pasangan yang bisa membuat laki-laki semakin terangsang.

Gestur “nakal” yang dilakukan dalam konteks saling menghargai dan penuh kasih merupakan cara alami untuk mendorong kedekatan emosional.

Saat pasangan merasa diinginkan lewat sentuhan-sentuhan ringan yang menyenangkan, kepuasan batin mereka akan meningkat drastis.

David Buss PhD, profesor psikologi dari University of Texas at Austin, Amerika Serikat, menjelaskan obsesi kaum pria terhadap bokong wanita bukanlah suatu hal yang baru.

Obsesi pria terhadap bokong wanita sama halnya dengan obsesi pada payudara, paha, dan pinggul.

“Bagian-bagian tubuh tersebut selama ini menjadi indikator kesuburan, bahkan sejak zaman nenek moyang kita. Pria cenderung mencari wanita yang dapat menghasilkan keturunan. Jika seorang wanita memiliki bagian-bagian tubuh itu yang terlihat besar, ada sinyal ke bagian primitif otak pria bahwa wanita ini memiliki cukup lemak untuk dapat mengandung,” ujar Buss dilansir kompas.com, Kamis (19/3/2026).

Buss menjelaskan bahwa apabila seorang wanita memiliki bentuk bokong yang besar dan bundar, itu artinya adalah simbol usia muda.

Pada zaman dahulu, kata Buss, wanita berbokong besar merupakan pilihan yang tepat sebagai ibu dan istri karena mereka lebih kuat menggendong anak ketimbang wanita berbokong rata.

“Dahulu, membicarakan bokong dan menyampaikan kekaguman terhadap bokong wanita dianggap tabu. Oleh karena itulah, banyak pria zaman sekarang cenderung antusias dan terbuka mengungkapkan bahwa mereka senang dengan wanita berbokong seksi,” katanya.

Ternyata sentuhan playful ke pasangan seperti “menepuk” pantat pasangan ternyata bukan cuma buat bercanda.

Secara ilmiah, hal ini juga bisa berdampak baik untuk kesehatan. Saat kita menyentuh orang yang kita sayangi, tubuh akan melepaskan hormon bernama oksitosin, yang sering disebut sebagai love hormone.

Hormon ini membantu menurunkan stres, membuat perasaan lebih tenang, dan meningkatkan rasa kedekatan dengan pasangan.

Menurut peneliti Kerstin Uvnäs-Moberg dari Karolinska Institute, sentuhan fisik seperti pelukan atau kontak dengan orang terdekat bisa memicu pelepasan oksitosin yang membuat tubuh lebih rileks dan nyaman.

Penelitian lain oleh Holt-Lunstad dkk (2008) juga menemukan bahwa kontak fisik yang hangat dengan pasangan dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi respons stres pada tubuh.

Bahkan, hubungan yang hangat dan penuh kedekatan juga diketahui dapat mendukung kesehatan jantung, menurunkan peradangan dalam tubuh, dan membantu sistem imun bekerja lebih baik.

Sentuhan sederhana seperti pelukan, genggaman tangan, atau candaan fisik dengan pasangan bukan hanya membuat hubungan terasa lebih dekat, tapi juga bisa memberi manfaat bagi kesehatan tubuh.

“Kadang hal kecil seperti sentuhan hangat dari orang yang kita sayangi memang bisa menjadi cara sederhana untuk membuat tubuh dan pikiran jadi lebih sehat,” tulis akun X @tb_siswadi. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *