Indonesia Masih Beruntung, Negara Ini Berpuasa Nyaris 24 Jam!

Mabur.co – Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, seseorang diwajibkan berpuasa mulai dari waktu imsak hingga kumandang azan Magrib.

Itu artinya, puasa dijalankan mulai dari pagi hingga sore hari, alias selama matahari terlihat.

Hanya saja, meskipun ketentuannya sama, namun tidak semua negara memiliki durasi berpuasa yang sama, termasuk dengan Indonesia.

Di mana durasi berpuasa di Indonesia biasanya berlangsung selama 14 jam, atau sejak setengah 5 pagi hingga setengah 6 sore.

Sehingga Indonesia memiliki waktu 10 jam (Magrib-imsak) untuk berbuka puasa setiap harinya.

Indonesia masih termasuk beruntung, karena memiliki durasi puasa dan berbuka yang cenderung stabil dan cukup seimbang (14:10).

Sementara di negara-negara lain, terutama yang berada di Kutub, durasi berbuka di sana sangatlah singkat. Bahkan bisa dikatakan tidak cukup, karena momen berbuka dan sahur seolah hanya muncul sekejap saja.

Sehingga bisa dibilang, negara-negara ini berpuasa hampir 24 jam selama bulan ramadan.

Adapun beberapa faktor yang mendasari perbedaan durasi berpuasa di setiap negara meliputi kondisi alam, letak geografis, pergantian musim, serta perbedaan waktu rotasi dan revolusi bumi di belahan bumi tertentu.

Negara-negara yang berada di dekat garis ekuator atau khatulistiwa (termasuk Indonesia) cenderung memiliki panjang siang dan malam yang hampir seimbang sepanjang tahun.

Sementara negara-negara di wilayah Arktik dan Eropa Utara harus menjalani ibadah puasa dengan lebih lama, terutama jika ramadan tiba menjelang musim panas.

Sedangkan posisi Indonesia berada tepat di garis khatulistiwa, membuat durasi siang dan malamnya cenderung stabil dan seimbang, sehingga membuat waktu berpuasa pun tidak terlalu berat.

Dilansir dari laman CNBC Indonesia, berikut adalah sejumlah negara di dunia yang memiliki durasi puasa terlama, bahkan nyaris 24 jam.

Greenland

Greenland menjadi salah satu lokasi dengan puasa terpanjang di dunia, yakni mencapai sekitar 17 hingga 20 jam.

Islandia

Umat muslim di Islandia harus mampu menahan lapar dan haus selama sekitar 16 hingga 21 jam selama bulan Ramadan.

Finlandia

Sebagai salah satu negara eropa bagian utara, Finlandia memilik waktu puasa mencapai 17 jam 30 menit, hingga lebih dari 20 jam saat puncak musim panas.

Swedia (Kiruna & wilayah utara lainnya)

Di bagian utara Swedia, matahari tetap berada di langit selama hampir 24 jam saat musim panas, sehingga durasi puasa di sana bisa mencapai lebih dari 20 jam.

Norwegia

Wilayah utara Norwegia seperti Trondheim mengalami matahari terbenam yang sangat singkat, menghasilkan durasi puasa yang sangat panjang, yakni sekitar 18 jam.

Kanada (Bagian Utara)

Wilayah utara Kanada juga menghadapi siang hari yang sangat panjang, yakni mendekati 20 jam.

Amerika Serikat (Alaska)

Bagian utara Alaska di Amerika Serikat juga memiliki fenomena siang yang sama dengan negara-negara di Skandinavia atau eropa utara, yang memiliki waktu puasa hingga 20 jam.

***

Kendati memiliki durasi puasa yang sangat lama, bahkan hampir 24 jam, namun tidak ada alasan bagi umat muslim setempat untuk tidak menjalankan ibadah puasa.

Karena sesedikit apa pun waktu berbuka yang diberikan, tetaplah harus disyukuri, dan dipergunakan dengan sebaik mungkin. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *