Mabur.co – Tahukah kamu pesawat angkut pertama yang dimiliki Indonesia? Pesawat itu bernama Seulawah RI-001, pesawat tipe DC-3 atau Dakota, produksi perusahaan Douglas Aircraft Company, Amerika Serikat.
Pesawat dengan panjang badan 19,66 meter, rentang sayap 28.96 meter serta kemampuan terbang nonstop sejauh 2.430 km, ini pertama kali dimiliki Indonesia pada tahun 1948.
Yang menarik, pesawat ini dibeli bukan dengan uang negara. Melainkan menggunakan uang hasil sumbangan rakyat Aceh yang diberikan kepada negara Indonesia yang saat itu baru berusia 3 tahun.
Nama Seulawah sendiri diambil dari nama pegunungan dan gunung berapi aktif (Seulawah Agam, ±1.810 mdpl) di Aceh Besar, yang berada di kawasan penyangga Ekosistem Leuser.
Untuk menghormati dan mengenang kontribusi sekaligus jasa besar rakyat Aceh, pemerintah melalui TNI-AU pun membangun Monumen Seulawah RI-001 yang terletak di Lapangan Blang Padang, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.
Diresmikan pada 30 Juli 1984 oleh panglima ABRI kala itu, Jenderal L.B. Moerdani, monumen yang menampilkan replika dari pesawat Seulawah RI-001 dengan tulisan ‘Persembahan RA’JAT ATJEH’ ini menjadi saksi bisu kedermawanan rakyat Aceh untuk negara Indonesia yang baru berdiri.
Dikutip dari Indonesiadefense.com, Kamis (9/4/2026) sejarah awal pembelian pesawat Seulawah RI-001 itu sendiri berawal dari kondisi saat TNI AU tidak memiliki pesawat angkut untuk mendukung perjuangan awal kemerdekaan.

Tidak adanya dana kas negara, membuat pemerintahan berinisiatif untuk melakukan pencarian dana sumbangan dari rakyat.
Pada tanggal 16 Juni 1948, presiden Sukarno melakukan lawatan ke Aceh. Ia menggunakan kesempatan tersebut untuk berorasi dan membangkitkan jiwa nasionalisme rakyat Aceh.
Di hadapan mereka, Soekarno meminta agar rakyat Aceh dapat memberikan sumbangan dana yang nantinya akan digunakan untuk membeli pesawat angkut pertama di Indonesia.
Melansir keterangan Sejarah TNI AU Jilid I (1945-1949), Rakyat Aceh pun menyambut baik ajakan Presiden Soekarno dan berhasil mengumpulkan dana sebanyak 130.000 straits dollar pada saat itu.
Usai dana terkumpul, TNI AU kemudian membentuk tim kepanitiaan pembelian pesawat. Hingga akhirnya pemerintah Indonesia dapat membeli satu unit Pesawat Douglas C-47 yang diberi nama RI-001 “Seulawah” dengan arti “Gunung Emas”.
TNI AU dalam laman resminya menjelaskan, pesawat Dakota RI-001 Seulawah tiba di Indonesia pada Oktober 1948. Sebulan setelah kedatangannya, pesawat ini langsung digunakan untuk membawa Wakil Presiden Moh.Hatta melakukan kunjungan ke Sumatra.
Saat bertandang ke Aceh, pesawat ini pun disambut dengan suka cita, bahkan sempat diadakan terbang perkenalan kepada sejumlah pemuka masyarakat Aceh.
Sejak saat itu pesawat Dakota RI-001 Seulawah dikenal sebagai pesawat angkut pertama yang dimiliki oleh Indonesia sekaligus pelopor penerbangan sipil nasional, Indonesian Airways.



