Mabur.co- Langkah agresif dilakukan Facebook. Platform media sosial Facebook mengumumkan peluncuran program monetisasi dari Facebook untuk para kreator yang bernama “Creator Fast Track”. Menjadi sorotan karena menawarkan peluang penghasilan yang sangat menarik bagi para content creator.
Ini sebagai inisiatif baru yang dirancang untuk membantu kreator berkembang di platform mereka. Program ini tidak hanya menawarkan pembayaran terjamin, tetapi juga jangkauan konten yang lebih luas.
Selain itu, Facebook mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 mereka telah membayar kreator hampir $3 miliar dollar melalui berbagai program monetisasi. Angka ini meningkat 35% dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi total tahunan tertinggi sejauh ini.
Untuk saat ini, program ini menyasar kreator Amerika Serikat dan Kanada yang sudah punya basis pengikut besar di platform lain.
Kreator dengan minimal 100.000 followers di Instagram, TikTok, atau YouTube bisa mendapatkan 1.000 dollar AS atau setara hampir Rp 17 juta per bulan. Sementara kreator dengan lebih dari 1 juta pengikut bisa mendapat hingga 3.000 dollar AS per bulan.
Selain bayaran tetap, Facebook juga menjanjikan peningkatan jangkauan konten, khususnya untuk Reels, agar kreator lebih cepat membangun audiens di platform tersebut.
“Kami mendengar dari kreator di platform lain bahwa memulai dari nol di Facebook bisa terasa sulit. Program ini dibuat untuk mengatasi hal tersebut,” ujar Vice President Creator Product Facebook, Yair Livne, dilansir Kompas.com, Rabu (25/3/2026).
Yair menuturkan, kreator tidak diwajibkan membuat konten eksklusif untuk Facebook. Mereka bahkan bisa mengunggah ulang konten lama selama masih merupakan karya orisinal mereka.
Ini juga termasuk konten AI yang di-generate sendiri oleh kreator. Untuk mengikuti program ini, kreator hanya perlu mengunggah minimal 15 Reels dalam 30 hari, tapi diposting setidaknya pada 10 hari yang berbeda.
Meski bayaran tetap hanya diberikan selama tiga bulan, kreator tetap bisa menghasilkan uang setelah program selesai.
Yair mengatakan, peserta akan langsung mendapat akses ke fitur monetisasi Facebook, tanpa harus memenuhi syarat awal yang biasanya cukup ketat.
“Kreator bisa terus mendapatkan penghasilan dari video, foto, teks, hingga Stories berdasarkan performa kontennya,” ucapnya.



