Terobosan Baru, Artificial Intelligence Bikin Manusia Takut Tergantikan - Mabur.co

Terobosan Baru, Artificial Intelligence Bikin Manusia Takut Tergantikan

Mabur.co- Saat ini Artificial Intelligence (AI) telah banyak diterapkan dan memang menjadi terobosan baru untuk berbagai hal dalam kehidupan manusia sehari-hari.

Pada jenis pekerjaan tertentu, AI dianggap lebih cepat membantu menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Seperti halnya ChatGPT yang memiliki jumlah penggunaan sangat tinggi hanya dalam kurun waktu yang sangat singkat.

Kecanggihan AI kerap menghadirkan fantasi mengerikan bahwa suatu saat kecerdasan buatan ini akan menggantikan manusia sepenuhnya.

Artificial Intelligence adalah simulasi kecerdasan manusia yang dibantu dengan menggunakan teknologi.

Sejauh ini AI masih tidak sepandai manusia sehingga pengoperasiannya tetap menggunakan otak manusia.

Meski begitu, kecerdasan buatan atau AI yang ini banyak membantu manusia dalam menyelesaikan berbagai tugas.

Hampir semua orang di dunia ini sudah merasakan berbagai kelebihan yang ditawarkan oleh teknologi AI.

Sebab pada smartphone yang banyak beredar saat ini juga sudah menerapkan teknologi AI.

Peneliti di Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Cyber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hilman Pardede menjelaskan, semua ahli sepakat bahwa AI adalah sistem yang mampu menunjukkan semacam level kecerdasan.

Level kecerdasan ini diinterpretasikan dalam bentuk kemampuan melakukan aktivitas yang biasanya dilakukan manusia dan memerlukan kecerdasan manusia.

“Sebenarnya dari segi pendekatan AI itu banyak, karena AI sejarahnya sudah cukup panjang dari tahun 1950-an. Namun secara simpel kita bisa bagi dua, yaitu strong AI dan weak AI,” kata Hilman, dilansir BRIN, Selasa (31/3/2026).

Hilman menjelaskan, Strong AI, boleh dibilang adalah cita-cita para peneliti sejak dulu, yakni bisa membuat sistem komputer yang memang secara natural seolah punya kesadaran bisa berpikir dan bertindak rasional.

Begitu banyak hal yang kita tidak pahami dari kecerdasan manusia.

Hal simpel seperti kita mudah mengenali orang jika kita bercakap-cakap saja misalnya, kita tidak tahu bagaimana caranya.

Hal semacam itu secara natural dilakukan begitu saja oleh otak hebat manusia.

“Strong AI sulit ditiru karena kita pada prinsipnya tidak punya pengetahuan yang lengkap terkait sebenarnya kecerdasan manusia itu seperti apa. Karenanya strong AI ini walaupun bisa dibilang mimpi para peneliti di bidang AI, pada akhirnya perkembangan AI lebih banyak ke arah yang weak AI,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *