Saat kolom ini ditulis, kosa-kata pesawat sedang sensitif di ruang publik.
Pertama, hari ini adalah hari Angkatan Udara RI. Kedua, pesawat ruang angkasa NASA Amerika sedang gencar mengirim foto-foto suasana Bulan ke Bumi. Ketiga, rudal-rudal yang dibawa pesawat tempur bahkan diterbangkan sendiri sedang hilir-mudik di Timur Tengah, jatuh entah di mana saja.
Tapi, sengaja saya tidak akan membahas soal pesawat dari sudut pandang tiga hal di atas. Terlalu berat dan bisa saja menjadi penuh perdebatan.
Saya justru menjadi teringat penyanyi Memes, istri musisi Addie MS, yang punya banyak lagu monumental. Salah satu yang monumental adalah lagu Memes berjudul Pesawatku.
Lagu itu dirilis pada 1996 dengan pesan sederhana yang jika dikaitkan dengan video klip di YouTube berupa motivasi untuk anak. Agar mampu mandiri, terbang meraih prestasi, setinggi awan.
Hanya begitu. Namun sudah cukup mendalam kiasan yang ditawarkan di dalam lagu itu. Sudah menjadi hiburan yang menarik di ‘Hari Pesawat’ pada 9 April 2026.
Boleh jadi banyak ingatan juga akan muncul terkait dengan pesawat dan pelancongan. Saya bebaskan angan-angan pembaca berkelana dengan pemicu kata kunci pesawat.
Lagu Memes itu mungkin saja juga sudah terlupakan di era kini. Bisa saja juga sudah tidak penting lagi dan saya seperti hanya mengada-ada saja mengutip lagu itu untuk dikontekskan dengan tanggal aktual tentang pesawat yang jatuh hari ini.
Namun, sekecil apa pun makna sebuah lagu, dari sisi edukasi tentu saja tidak ada salahnya jika kembali dikulik.
Apalagi di era kini nilai-nilai edukasi lebih mudah dipungut dari hal yang bersifat hiburan dan ringan saja. Yang terpenting adalah pesan moralnya.
Demikianlah ingatan pendek dan singkat tentang lagu Pesawatku yang dinyanyikan Memes. Kolom ini mungkin saja juga hanya bernilai hambar saja. Tidak apa-apa.
Apa pun penilaiannya yang penting kita tetap bisa saling menyapa, saling menegur melalui kata. Mau tahu selengkapnya syair lagu Pesawatku yang pernah dilantunkan Memes di masa mudanya dengan sangat menggetarkan itu?
Simak saja kutipan di bawah ini:
Biar kurakit pesawatku
Rentangkan pelan dua sayapnya
Nyalakan sumbunya hingga terpercik api menari
Lepaskan pengaitnya relakan pergi ke arah bulan
Tak perlu kau rindu menyinggungnya
Perlahan lupakan kepergiannya
Tunggulah kerling lampunya di saat bulan purnama tiba
Pertanda dia telah bertemu dengan peri kecilnya di bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Tak perlu kau rindu menyinggungnya
Perlahan lupakan kepergiannya
Tunggulah kerling lampunya di saat bulan purnama tiba
Pertanda dia telah bertemu dengan peri kecilnya di bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Tunggulah kerling lampunya di saat bulan purnama tiba
Pertanda dia telah bertemu dengan peri kecilnya di bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Pesawatku terbang ke bulan
Da-ra-ra-ra
Pesawatku terbang ke bulan
Uh-hu-hu-hu
Pesawatku



