Tiongkok adalah negeri yang cukup membuat kagum warga dunia.
Berbagai pencapaian teknologi, kedokteran, atau apa pun banyak lahir dari Tiongkok.
Belum lama benda langit yang melintasi wilayah Lampung teridentifikasi juga oleh ITERA, lembaga berwenang tentang ruang angkasa, merupakan benda dari Tiongkok.
Bagi mata awam hal itu tentu membuat takjub dunia. Betapa banyak benda langit baik sampah satelit atau sampah antariksa lain yang berseliweran.
Sepertinya begitu mudah juga jatuh ke bumi. Hal ini memberi edukasi kepada dunia bahwa banyak benda antariksa yang bisa saja sewaktu-waktu jatuh.
Apalagi di era kini, banyak negara bereksperimen memanfaatkan ruang angkasa untuk berbagai keperluan. Tentu saja hal ini perlu menjadi antisipasi tersendiri.
Salah satu hal terpenting adalah fenomena benda langit bukanlah kebetulan. Semua terkait dengan proses teknologi yang dilakukan manusia. Bukan tiba-tiba.
Sampai pada titik ini menjadi perlu perhatian bersama, agar warga dunia khususnya di Indonesia atau Jawa tidak selalu mengaitkannya dengan klenik atau mitos.
Intinya hal itu merupakan bagian dari kejadian ilmiah.
Oleh karena itu pula yang perlu menjadi kewaspadaan adalah agar memahami keberadaan sampah antariksa dan berusaha menghindarinya jika memang suatu saat menghampiri lingkungan kita.
Kita beruntung, di zaman kini teknologi sudah mengedepan sehingga kita bisa mendapatkan informasi cepat dan akurat mengenai benda luar angkasa.
Tidak langsung mengaitkannya dengan bencana atau pun klenik, mitos atau tahayul yang menggelikan. ***



