Berbeda, Wajah Kawasan Malioboro Dulu dan Kini

Mabur.co- Awal Februari 2022 lalu, menjadi hari yang bersejarah bagi para pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Malioboro.

Pasalnya, mulai tanggal tersebut, seluruh PKL Malioboro yang semula penuh sesak di emperan toko sepanjang Jalan Malioboro sampai Stasiun Tugu, Yogyakarta menempati lokasi baru yang sudah disiapkan oleh Pemprov DIY.

Relokasi ini membuat wajah Jalan Malioboro berubah.

Betapa tidak, selama puluhan tahun berjualan di emperan toko, tumbuh dan berkembang menjadi semacam ikon dan kekhasannya sendiri, suasana Malioboro kini total berganti.

Tepi jalan (sisi kanan dari arah Stasiun Tugu) yang semula dipenuhi PKL, kini steril dan bersih dari pedagang.

Bagian sisi kiri (depan hotel Grand Inna) juga tak luput dari sentuhan relokasi.

Area ini yang sebelumnya padat pedagang makanan, kini bersih. Ikut direlokasi ke tempat yang baru.

Jalan Malioboro yang sebelumnya penuh dengan berbagai jenis dagangan untuk dibeli sebagai tanda telah berkunjung ke Yogyakarta membawa kenangan tersendiri bagi Tasya, pelancong asal Jakarta Timur yang baru sempat berlibur hari ini, Minggu, (15/2/2026).

Dirinya turut mengenang suasana Malioboro dulu dan kini, suasana saat dulu ramai pedagang, hiruk pikuk namun kini lengang.

“Kaya kehilangan nyawa. Nyawa menurutnya adalah suasananya yang berubah total.

Ikon Yogyakarta yang selalu identik dengan belanja di Malioboro yang penuh sesak kini jadi suasana emperan toko yang lengang.

Sementara itu, saat libur panjang Hari Raya Imlek 2026,  Kawasan Malioboro, Yogyakarta masih menjadi favorit wisatawan berlibur.

Peningkatan arus kendaraan kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Yogyakarta saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.

Lonjakan signifikan terlihat dari Tugu Pal Putih hingga Titik Nol Kilometer, dengan tujuan utama kawasan Malioboro, yang tetap menjadi destinasi favorit wisatawan selama libur panjang.

Kendaraan masih bisa masuk kawasan Malioboro, meski terjadi pelambatan karena penumpukan di setiap pintu masuk.

Mayoritas kendaraan berasal dari luar kota, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota-kota lainnya.

Selama libur panjang Imlek ini, Malioboro juga bernuansa merah dengan hiasan lampion khas Imlek.

Lampion menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, sementara beberapa Barongsai turut menghibur pengunjung dengan atraksi menarik di pedestrian Malioboro. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *