Mabur.co– Beredar di medsos sebuah video yang memperlihatkan truk sumbu tiga dikawal oleh oknum anggota TNI di ruas jalan tol.
Sejumlah truk yang ‘konvoi’ tersebut kemudian ditindak kepolisian.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah kendaraan truk sumbu tiga membawa kontainer melintas di jalur Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
Dinarasikan kejadian itu berada di Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang.
Awalnya terlihat ada beberapa kendaraan truk muatan besar melintas di jalan tol.
Truk tersebut kemudian dihampiri aparat kepolisian dan meminta truk untuk keluar jalur tol.
“Keluar, keluar,” ucap salah seorang petugas dalam video itu.
Tak lama, video kemudian menyorot salah seorang pria berseragam TNI.
Diduga oknum TNI tersebut ‘mengawal’ jalannya truk tersebut.
“Bang ke Karawang doang bang, ke Karawang,” ucap oknum TNI menimpali.
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, menegaskan bahwa pihaknya tidak segan melakukan penindakan langsung di lapangan sesuai dengan instruksi pimpinan guna menjamin kelancaran arus lalu lintas.
“Perintah Pak Kakorlantas jelas, untuk kendaraan sumbu 3 dilakukan penindakan dan harus keluar dari tol di pintu terdekat,” tegas Brigjen Pol Faizal dilansir Korlantas Polri, Sabtu (21/3/2026).
Brigjen Pol Faizal, menuturkan, langkah pengeluaran paksa kendaraan sumbu 3 ini diambil untuk memprioritaskan volume kendaraan pribadi pemudik yang terus meningkat tajam.
“Perintah Pak Kakorlantas jelas, untuk kendaraan sumbu 3 dilakukan penindakan dan harus keluar dari tol di pintu terdekat. Langkah pengeluaran paksa kendaraan sumbu 3 ini diambil untuk memprioritaskan volume kendaraan pribadi pemudik yang terus meningkat tajam,” katanya.
Brigjen Pol Faizal menjelaskan, kendaraan besar di tengah arus padat tidak hanya memicu perlambatan signifikan, tetapi juga meningkatkan risiko fatalitas kecelakaan di jalur-jalur rekayasa seperti contra flow dan one way.
“Selain penindakan terhadap truk, tim urai gabungan dari Korlantas Polri, Polda Jawa Barat, dan Polda Metro Jaya terus melakukan penyisiran intensif di bahu jalan,” tuturnya.
Brigjen Pol Faizal pun mengimbau para pengusaha logistik dan sopir truk untuk mematuhi jadwal pembatasan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kami meminta kerja samanya demi kepentingan bersama. Jika masih ditemukan pelanggaran, petugas di lapangan akan langsung mengarahkan kendaraan keluar ke jalur arteri agar tidak menyumbat arus utama di jalan tol,” pungkasnya.



