Sambut Nuzulul Quran, Polisi Bertekad Lebih Profesional dan Berintegritas - Mabur.co

Sambut Nuzulul Quran, Polisi Bertekad Lebih Profesional dan Berintegritas

Mabur.co – Jajaran kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) turut memperingati peristiwa nuzulul qur’an, yang merupakan malam diturunkannya wahyu pertama alquran, yaitu surah Al-Alaq ayat 1-5 kepada Rasulullah SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, pada tanggal 17 Ramadan.

Bertempat di Gedung Anton Soedjarwo, Mapolda DIY, Kamis (12/3/2026), segenap jajaran internal Polda DIY, Forkopimda DIY, serta beberapa tamu undangan lainnya, turut hadir memeriahkan acara ini, yang mengusung tema “Nuzulul Qur’an Menjadi Inspirasi bagi Pejabat Aparat dalam Meningkatkan Integritas dan Profesionalisme”.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda DIY Brigjen Pol Edy Djunaedi, S.I.K., menyampaikan bahwa turunnya Alquran di bulan ramadan bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan pedoman hidup yang sanggup mengajarkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, serta amanah bagi setiap umat muslim.

Dalam hal ini, ia menekankan bagaimana integritas merupakan fondasi utama bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum.  

“Integritas berarti kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, antara kewenangan dan tanggung jawab, serta antara jabatan dan pengabdian. Tanpa integritas, profesionalisme tidak akan memiliki makna,” tegas Wakapolda DIY, Kamis (12/3/2026).

Di saat yang sama, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat mentalitas spiritual personel Polri.

“Melalui peringatan Nuzulul quran ini, kami berharap seluruh personel Polda DIY dapat mengimplementasikan nilai-nilai Alquran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebagaimana arahan Bapak Kapolda, penguatan iman dan takwa adalah kunci untuk mewujudkan Polri yang presisi dan dicintai masyarakat,” ujar Kombes Pol Ihsan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa profesionalisme Polri tidak hanya diukur dari kemampuan teknis operasional, tetapi juga dari komitmen moral untuk bekerja secara objektif, transparan, akuntabel, dan humanis.

Momentum Nuzulul Quran ini bisa menjadi sarana introspeksi bagi seluruh personel, untuk memastikan kewenangan yang dimiliki telah dijalankan sebagai amanah, sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *