Mabur.co– Nuansa Ramadan di Yogyakarta selalu identik dengan tradisi kuliner khas.
Salah satu menu yang dinantikan adalah gulai kambing.
Disajikan secara gratis, menu spesial ini ternyata sudah ada sejak era Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta memiliki tradisi khas selama Ramadan, yaitu membagikan takjil gulai kambing setiap Kamis kepada jemaah yang berbuka puasa di masjid tersebut.
Tradisi ini telah berlangsung lama dan menjadi bagian penting dari nuansa Ramadan di Yogyakarta.
Setiap pekannya, 1.200 hingga 1.500 porsi gulai kambing disiapkan takmir Masjid Gedhe Kauman untuk para jemaah.
Koordinator Takjil Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Agus, mengatakan, jika Kamis menu buka puasanya gulai kambing.
Jumlahnya 1.500 porsi. Sajian gulai kambing sudah rutin ada sejak Agus masih kecil.
Lelaki kelahiran 1956 ini menceritakan dirinya saat masih kecil sudah menikmati sajian gulai kambing setiap Kamis bulan Ramadan.
“Dulu itu saya masih SD sudah duduk di serambi teras masjid sini, dapat menu gulai kambing,” ujarnya saat ditemui, Kamis (26/2/2026).
Agus mengatakan, sajian ini memang sudah turun-temurun dan disajikan setiap Kamis atau malam Jumat.
Dahulu, berbagi daging kambing bertujuan agar masyarakat dapat menikmati santapan yang tidak semua orang bisa menjangkaunya.
“Jadi itu sudah lama sekali, sejak saya kecil itu memang sudah gitu. Jadi kebiasaan hari Kamis itu biasanya gulai kambing,” katanya.
Agus mengatakan, dahulu gulai kambing disajikan dengan dimasak lebih dulu oleh para pengurus masjid.
Seiring perkembangan waktu, masakan gulai kambing kini dipasok oleh katering-katering yang sudah berniat berbagi saat bulan Ramadan.
Menurutnya, katering yang memasok menu gule kambing harus mampu memasak daging kambing tanpa bau.
Ia menegaskan pernah ada katering yang memasok menu gulai kambing namun dikembalikan karena terdapat bau yang tidak sedap.
“Mungkin ada yang menyajikannya masih pagi, dibungkus plastik, dibuka sore jadi dikembalikan lagi,” ujarnya.
Agus menuturkan, sajian gulai kambing setiap Kamis disokong oleh lima katering berbeda.
Apabila terdapat lebih dari lima katering yang ingin berpartisipasi, biasanya menu gulai kambing juga disajikan pada hari Senin.
“Selain gulai kambing ya menunya biasa, kadang dengan lauk ayam,” ucapnya.
Salah satu jemaah yang turut menikmati sajian buka puasa gratis di Masjid Gedhe Kauman adalah Asep.
Mahasiswa asal Bandung ini mengaku senang dan terkesan dengan sajian menu gulai kambing di Masjid Gedhe Kauman.
Selain berkesempatan untuk merasakan sajian buka puasa secara gratis, Asep mengaku berbuka puasa di Masjid Gedhe Kauman bisa mempererat tali persaudaraan dengan jemaah lainnya.
“Untuk menu gulai kambing di Kauman alhamdulillah enak sekali. Ini mengingatkan saya ke momen Iduladha karena menunya menggunakan daging kurban. Saya baru pertama kali, tentu ada rasa kebersamaan, rasa persaudaraan sebagai sesama muslim di Masjid Kauman ini,” katanya. ***



