AS-Israel Hancurkan 20 Rumah Sakit, Termasuk Pusat Kesehatan dan Medis Terbesar Iran - Mabur.co

AS-Israel Hancurkan 20 Rumah Sakit, Termasuk Pusat Kesehatan dan Medis Terbesar Iran

Mabur.co – Pemerintah Iran melaporkan bahwa salah satu pusat penelitian medis terpenting mereka, yakni Institut Pasteur Iran, mengalami kerusakan parah akibat serangan udara AS dan Israel. 

Serangan yang terjadi pada Kamis kemarin itu diketahui memberikan dampak kerusakan besar terhadap kemampuan layanan kesehatan maupun riset terkait berbagai penyakit di Iran.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan “serangan langsung terhadap keamanan kesehatan internasional.” 

Pasalnya Institut Pasteur Iran selama ini disebut telah menjadi pilar penting dalam upaya memerangi berbagai penyakit menular di dunia, termasuk kolera dan COVID-19.

Dilansir Al Jazeera, Jumat (3/3/2026) Institut yang didirikan pada tahun 1920 itu juga dikenal sebagai salah satu pusat kesehatan masyarakat tertua dan paling bergengsi di Timur Tengah. 

Selain berperan dalam penelitian, lembaga ini juga merupakan bagian dari jaringan internasional Institut Pasteur yang berkontribusi pada pengembangan ilmu kesehatan global.

Kermanpour pun mendesak organisasi internasional, seperti WHO serta PMI Internasional, untuk segera melakukan peninjauan terhadap besarnya kerusakan serta memberikan dukungan dalam proses rekonstruksi.

Sementara itu Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Jumat menyatakan bahwa kerusakan akibat serangan membuat Institut Pasteur Iran “tidak mampu melanjutkan pemberian layanan kesehatan.” 

Ia pun turut mengecam serangkaian serangan terhadap fasilitas kesehatan lainnya di Iran, termasuk Rumah Sakit Jiwa Delaram Sina pada 29 Maret dan fasilitas farmasi Tofigh Daru pada 31 Maret.

Menurut WHO, sejak dimulainya perang Iran AS Israel pada 1 Maret, tercatat ada lebih dari 20 serangan terhadap fasilitas kesehatan di Iran, yang menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan infrastruktur medis di negara tersebut.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengecam keras insiden tersebut. 

Dalam pernyataannya di media sosial, ia juga menyebut serangan itu sebagai tindakan “menyayat hati, kejam, tercela, dan benar-benar keterlaluan.” Ia juga menuduh adanya keterlibatan Amerika Serikat dan Israel dalam serangan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *