Inilah Kengerian Rudal Balistik Fattah-2 Milik Iran - Mabur.co

Inilah Kengerian Rudal Balistik Fattah-2 Milik Iran

Mabur.co – Meningkatnya eskalasi perang antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat membuat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mulai menggunakan senjata terbaru mereka untuk menyerang target musuh.

Salah satu senjata paling mutakhir Iran yang sangat ditakuti adalah rudal hipersonik generasi terbaru Fattah-2.

Dikutup dari sejumlah media sosial pemerintah Iran nampak merilis video peluncuran rudal Fattah-2 untuk membalas serangan Israel-AS dalam perang 4 hari terakhir.

Dari video tersebut terlihat rudal Fattah-2 nampak sangat berbeda dengan rudal konvensional pada umumnya.

Selain memiliki kecepatan luar biasa, rudal ini juga mampu menimbulkan daya ledak jauh lebih tinggi.

Meski begitu hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait lokasi atau target yang menjadi sasaran rudal Fattah-2 ini. 

Begitu pun dengan pihak Israel maupun AS yang juga belum mengeluarkan pernyataan terkait dampak akibat serangan rudal ini.

Sebelum digunakan dalam perang kali ini, rudal ini sebenarnya pernah digunakan Iran untuk menyerang wilayah Israel pada bulan Juni 2025 lalu. 

Dilansir Globalsecurity.org, dalam bahasa Arab, Fattah sendiri berarti ‘Sang Pembuka’, yang menandakan dimulainya era baru teknologi nuklir yang dirancang oleh Iran. 

Selain itu Fattah juga merupakan salah satu nama dari gerakan nasionalis dan partai politik Palestina terbesar yang didirikan akhir 1950-an oleh Yasser Arafat.

Nama Fattah sendiri diberikan oleh pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang telah gugur akibat serangan yang dilancarkan oleh Israel dan AS pada hari pertama perang Sabtu lalu.

Fattah-2 ini merupakan versi kedua dari pengembangan rudal strategis balistik hipersonik milik Iran sebelumnya, yakni Fattah-1. 

Pengumuman resmi peluncuran rudal generasi terbaru Fattah-2 ini pertama kali dilakukan pemerintah Iran pada 19 November 2023 lalu.

Rudal ini diklaim memiliki kecanggihan luar biasa, yakni mampu diluncurkan ke luar angkasa dan kemudian menukik masuk ke dalam atmosfer dengan kecepatan hipersonik menuju target yang telah ditentukan secara presisi.

Memiliki propelan bahan bakar padat dengan nosel bergerak tahap kedua, rudal ini memiliki kemampuan melakukan berbagai manuver berkecepatan sangat tinggi, sehingga dapat mengecoh sistem anti-rudal atau pertahanan musuh paling canggih sekalipun.

Jika sistem pertahanan rudal tradisional bergantung pada prediksi lintasan balistik, maka dengan kemampuannya, Fattah-2 mampu mengubah arah di tengah penerbangan, sehingga pelacakan dan intersepsi radar menjadi sangat sulit dilakukan.

Berdasarkan informasi dari The Sunday Guardian, rudal Fattah-2 memiliki kemampuan yang diperkirakan bisa menjangkau wilayah musuh hingga jangkauan 1400 hingga sejauh 1.500 kilometer.

Dalam jangkauan tersebut, seluruh wilayah Israel, hingga semua pangkalan militer AS di kawasan Teluk, dan sebagian Eropa Timur berada dalam jangkauan rudal yang dikembangkan secara mandiri oleh Iran ini. 

Fattah-2 yang termasuk sebagian rudal balistik jarak menengah atau MRBM ini juga dilengkapi dengan kecepatan mencapai 5,1 kilometer per detik, atau 15 Mach setara 15 kali kecepatan suara.

Selain itu, rudal Fattah-2 juga dilengkapi dengan hulu ledak glide vehicle (HGV), yang merupakan jenis hulu ledak modern yang dapat meningkatkan efektivitas serangan. Dimana hulu ledaknya mampu membawa hingga 200 kilogram bahan peledak.

Dengan sistem pengangkut-pemasang-peluncur (TEL) yang dapat dipindahkan di jalan raya, rudal Fattah-2 juga memiliki kelebihan dari sisi mobilitas karena lebih taktis dan fleksibel dalam hal penyebaran peluncurannya.

Pemerintah Iran sendiri mengklaim bahwa rudal Fattah-2 ini dapat melewati sistem rudal anti-balistik tercanggih Amerika Serikat hingga Iron Dome Israel sekalipun dengan mudah. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *