Israel Kembali Serang Lebanon Pasca-Gencatan Senjata, Iran Murka dan Siap Balas - Mabur.co

Israel Kembali Serang Lebanon Pasca-Gencatan Senjata, Iran Murka dan Siap Balas

Mabur.co – Serangan brutal Israel ke Lebanon satu hari pascakesepakatan gencatan senjata antara Iran Vs AS dan Israel, membuat Iran murka.

Iran bahkan bersumpah akan membalas dengan menghukum Israel atas kejahatan yang dilakukannya setelah membombardir Lebanon, Rabu kemarin.

Seorang pejabat senior di Iran mengatakan kepada Al Jazeera bahwa negaranya akan “menghukum Israel sebagai respons atas kejahatan yang dilakukannya di Lebanon serta pelanggaran terhadap ketentuan gencatan senjata”.

“Gencatan senjata mencakup seluruh kawasan, dan Israel dikenal sering ingkar janji serta hanya bisa ditahan dengan kekuatan senjata,” ujar pejabat tersebut, Kamis (9/4) dikutip Al Jazeera. 

Sementara itu, kantor berita Fars milik Iran, mengutip sumber militer yang tidak disebutkan namanya melaporkan Teheran tengah menyiapkan tanggapan atas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memberikan peringatan akan memberikan “respons yang membuat pihak lawan menyesal” jika serangan terhadap Lebanon tidak segera dihentikan.

“Kami memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat yang menjanjikan dan sekutu Zionisnya dalam kematian,” kata IRGC melalui pernyataan yang dirilis melalui media Iran FARS.

“Jika agresi terhadap Lebanon yang kami cintai tidak segera dihentikan, kami akan menjalankan tugas kami dan memberikan respons yang membuat para penyerang jahat di kawasan ini menyesal,” tulis pernyataan tersebut.

Di sisi lain, dilansir Sky News, sejumlah milisi Hizbullah yang menguasai wilayah Lebanon selatan dilaporkan mulai melancarkan serangan balasan ke Israel pada Kamis hari ini.

Serangan itu dilakukan sebagai respons atas serangan Israel secara besar-besaran dan terkoordinasi hingga mengakibatkan 250 orang tewas sementara 1000 orang mengalami luka-luka. 

AS dan militer Israel terus menyerang Hizbullah dengan kekuatan penuh.

Menurut kantor berita Reuters, Hizbollah mengatakan, telah menembakkan roket ke Israel utara sebagai tanggapan atas apa yang mereka sebut sebagai “pelanggaran gencatan senjata”. 

Serangan ini sendiri merupakan serangan pertama Hizbullah terhadap Israel sejak AS dan Iran mencapai gencatan senjata selama dua minggu. 

Sementara itu Israel sendiri mengklaim serangannya ke Hizbullah tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. 

Presiden Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan Lebanon bukan bagian dari gencatan senjata dengan Iran dan militer Israel sehingga akan terus diserang dengan kekuatan penuh.

Hal senada juga diungkapkan sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt dan Wakil Presiden JD Vance, yang mengatakan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam gencatan senjata tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *