Israel Klaim Tewaskan Komandan Tertinggi AL Iran, Alireza Tangsiri, Siapakah Dia? - Mabur.co

Israel Klaim Tewaskan Komandan Tertinggi AL Iran, Alireza Tangsiri, Siapakah Dia?

Mabur.co – Israel mengkaim telah berhasil membunuh Komandan Angkatan Laut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Alireza Tangsiri. 

Klaim tersebut diungkapakan pejabat militer Israel lewat sebuah unggahan video melalui sebuah serangan udara ke kota pelabuhan Bandar Abbas pada Rabu (25/03/2026) lalu.

Tewasnya perwira senior komando angkatan laut Iran itu menjadi pukulan berat bagi Teheran, setelah sebelumnya sejumlah petinggi lainnya juga berhasil disingkirkan oleh Israel awal bulan ini.

Yakni juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, hingga komandan pasukan paramiliter Basij, Jenderal Gholamreza Soleimani. 

Alireza Tangsiri sendiri dianggap sebagai sosok penting sekaligus orang paling bertanggung jawab atas pemblokiran selat Hormuz sejak sebulan terakhir. 

Selain bertanggungjawab atas pemasangan sejumlah ranjau di Selat Hormuz, Tangsiri juga dianggap sebagai penentu serangan terhadap sejumlah kapal yang nekat berlayar di wilayah tersebut. 

Laporan Al Jazeera menyebut Tangsiri adalah seorang “komandan terkenal” yang berperan penting dalam membentuk doktrin angkatan laut Iran.

Tangsiri diketahui telah menjadi komandan angkatan laut selama bertahun-tahun, dan telah banyak bekerja dalam mengembangkan postur dan teknis angkatan laut Iran, termasuk bertanggung jawab dalam pengembangan drone untuk penggunaan maritim militer.

“Dia adalah salah satu komandan yang selamat dari dua gelombang pembunuhan, yang terjadi pada tahun 2025 dan yang terjadi pada tahun 2026,” ujar Al Jazeera. 

Sementara itu BBC menyebut Tangsiri diangkat sebagai komandan Angkatan Laut pada tahun 2018, setelah sebelumnya menjabat sebagai wakil komandan sejak tahun 2010. 

Pada tahun 2019, ia bertanggungjawab atas jatuhnya pesawat tak berawak pengintai AS, di dekat selat tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggambarkan Tangsiri sebagai individu yang “memiliki banyak darah di tangannya”.

Ia juga mengatakan bahwa pembunuhan Tangsiri menjadi bukti solidnya kerja sama antara Israel dan Amerika Serikat, dalam mencapai tujuan dan sasaran perang.

Komando Pusat AS, Laksamana Brad Cooper, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa kematian Tangsiri “membuat kawasan selat Hormuz kini menjadi lebih aman”.

Selain menewaskan Tangsiri, militer Israel juga mengklaim telah berhasil membunuh kepala direktorat intelijen Angkatan Laut IRGC, Behnam Rezaei dalam waktu yang bersamaan.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari Iran terkait pembunuhan Tangsiri dan Rezaei, namun jika hal itu benar maka ini akan menjadi pukulan besar bagi Iran yang telah kehilangan banyak komandan militernya.

Selain belasan pejabat tinggi yang tewas terbunuh, dalam satu bulan terakhir,  Wakil Menteri Kesehatan Idan menyebut setidaknya ada 1.937 orang penduduk Iran tewas, termasuk 452 wanita dan anak-anak.

Selain itu, setidaknya 24.800 orang warga sipil juga terluka, termasuk 4.000 wanita dan 1.621 anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *