Mabur.co – Tim nasional Malaysia harus puas mengakhiri petualangannya di turnamen Piala AFF 2026, usai ditaklukkan oleh Vietnam dalam dua leg di babak semifinal, masing-masing dengan skor 2-0. Sehingga tim asuhan Tan Cheng Hoe pun takluk dengan skor akhir 4-0.
Hasil ini membuat mereka harus kembali gagal mengulang cerita manis pada tahun 2010 silam, saat mereka sukses menjadi juara Piala AFF untuk pertama kalinya, setelah mengalahkan timnas Indonesia dengan skor agregat 4-2.
Di pertandingan ini sendiri, Malaysia sebenarnya juga tidak mampu berbuat banyak. Meski unggul dalam jumlah penguasaan bola, mereka tetap tidak mampu menciptakan banyak peluang bersih di depan gawang Vietnam.
Sementara dari sisi lawan, masuknya striker naturalisasi asal Brazil, Nguyen Xuan Son (Rafaelson), di pertengahan babak kedua, langsung memberikan dampak signifikan bagi ketajaman lini depan Vietnam. Ia pun sukses mencetak dua gol di pertandingan ini, yang membuat Malaysia akhirnya harus angkat koper lebih cepat di turnamen Piala AFF tahun ini.
Berbicara usai laga, penyerang timnas Malaysia kelahiran Gambia, Mohamadou Sumareh, mengaku bahwa timnya memang tampil lebih baik di pertandingan leg pertama, saat menjadi tuan rumah di Kuala Lumpur beberapa hari lalu.
Sayangnya pada pertandingan itu, tim Harimau Malaya terlalu banyak membuang-buang peluang emas. Sementara Vietnam yang terus dtekan di sepanjang laga, justru bisa mencuri dua gol krusial, yang membuat posisi Malaysia menjadi semakin sulit.
“Saya akui kami memang bermain jauh lebih baik di kandang sendiri (leg pertama di Kuala Lumpur). Tapi saya pikir kami telah melakukan segalanya melawan tim kuat seperti Vietnam. Seperti yang Anda tahu bahwa kami baru bepergian dua hari yang lalu, dan tidak punya cukup waktu untuk melakukan pemulihan. Jadi apapun itu, saya tetap bangga dengan tim ini, karena kami telah melangkah bersama-sama sampai sejauh ini,” ujar Mohamadou Sumareh, seperti dilansir dari laman ASEAN United FC, Rabu (19/8/2026).
Belajar dari Pengalaman
Lebih lanjut, Mohamadou Sumareh juga berharap bahwa timnya akan belajar dari pengalaman pahit di turnamen Piala AFF kali ini, untuk bisa bangkit dan meraih hasil yang lebih baik di kesempatan berikutnya.
“Ini (turnamen Piala AFF 2026) adalah perjalanan yang cukup panjang, ada pasang surutnya. Kami sebenarnya telah mampu berkembang dari satu game ke game berikutnya, dan kami berhasil mencapai semifinal. Sayang sekali langkah kami terhenti di sini (semifinal), tapi kami sudah berusaha sebaik mungkin. Itulah sepak bola. Kami pasti belajar dari pengalaman ini, dan akan berusaha melangkah maju ke depannya,” tambah Mohamadou Sumareh.
Dalam waktu dekat, Malaysia akan kembali tampil di ajang regional Asia Tenggara, tepatnya di FIFA ASEAN Cup 2026. Di mana Mohamadou Sumareh dan kawan-kawan akan berjumpa timnas Indonesia, yang tampil sebagai tuan rumah di ajang baru garapan FIFA ini.
Pertandingan derbi serumpun ini rencananya akan digelar pada akhir September mendatang, saat memasuki kalender FIFA Matchday. (*)
