8000 Orang PHK Sepanjang 2026, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Jauh dari Realisasi? - Mabur.co

8000 Orang PHK Sepanjang 2026, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Jauh dari Realisasi?

Mabur.co – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 8.389 orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) selama kurun waktu 3 bulan terakhir.

Data jumlah PHK itu terpantau dari jumlah pekerja yang merupakan peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan periode Januari hingga Maret 2026.

Dikutip Detik.com, Minggu (12/4/2026), jumlah korban PHK dilihat per bulan, paling banyak terjadi di bulan Januari yakni 4.590 orang.

Pada Februari, jumlah tenaga kerja yang terkena PHK menjadi 3.273 orang. Lalu pada Maret, jumlah korban PHK menjadi 526 orang.

Sementara jumlah tenaga kerja yang paling banyak di-PHK sendiri berada di Provinsi Jawa Barat dengan kontribusi sekitar 20,51% dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan.

Adapun total tenaga kerja yang di-PHK di Jawa Barat mencapai 1.721 orang hingga Maret 2026. Kemudian disusul Kalimantan Selatan dengan total 1.071 orang.

Banyaknya tenaga kerja yang di-PHK di awal tahun ini semakin menambah jumlah angka pengangguran di Indonesia saat ini.

Dikutip dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat, per November 2025 angka pengangguran di Indonesia mencapai 7,35 juta orang.  Sementara jumlah angka setengah pengangguran mencapai 11,55 juta orang. 

Adapun per Maret 2025, jumlah penduduk usia kerja di Indonesia tercatat sebanyak 218,85 juta orang. Jumlah itu meningkat 681 ribu orang bila dibandingkan dengan Agustus 2025.

Di awal kampanyenya Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran sendiri berjanji akan membuka sebanyak 19 juta lapangan kerja baru dalam 5 tahun. 

Namun hingga pertengahan tahun 2026 ini, fokus penciptaan lapangan kerja baru dilakukan melalui program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diklaim mampu menciptakan 1-1,5 juta lapangan kerja langsung dari 22.000-30.000 dapur pada awal 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *