Aktivasi Warisan Budaya Dunia melalui Pertunjukan Musikal Nusantara - Mabur.co

Aktivasi Warisan Budaya Dunia melalui Pertunjukan Musikal Nusantara

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima audiensi Yayasan Prajnaparamita, penyelenggara Siddharta The Musical dan Guan Yin The Musical, di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Dalam rilis yang diterima mabur.co, Rabu (11/3/2026) dijelaskan, pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan Borobudur Symphony Festival di kawasan Candi Borobudur yang akan menggabungkan pertunjukan musikal, seni tradisi, serta kolaborasi budaya Nusantara dan Asia Tenggara.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima audiensi Yayasan Prajnaparamita, penyelenggara Siddharta The Musical dan Guan Yin The Musical. Foto: Kemenkebud

Yayasan Prajnaparamita merupakan lembaga yang aktif menginisiasi pertunjukan seni pertunjukan berbasis nilai-nilai universal melalui produksi musikal.

Sebelumnya, yayasan ini telah menyelenggarakan Siddharta The Musical pada 2007 dan kembali dipentaskan pada 2024 di Jakarta.

Selain itu, mereka juga menghadirkan Guan Yin The Musical pada 2025 yang merupakan karya Asia Musical Productions Malaysia sebagai bentuk kolaborasi lintas organisasi Buddhis.

Koordinator Pergelaran, Markus R.A. Prasetyo, dalam paparannya menjelaskan bahwa rencana penyelenggaraan festival di kawasan Borobudur merupakan upaya menghadirkan ruang pertemuan budaya melalui seni pertunjukan yang mengangkat nilai-nilai universal.

Ia menyampaikan bahwa Borobudur dipandang sebagai simbol kebanggaan bersama yang memiliki potensi besar sebagai panggung budaya yang mempertemukan tradisi lokal dengan karya seni pertunjukan berskala internasional.

Menurut Markus, pihaknya juga ingin menampilkan kekayaan budaya lokal yang hidup di sekitar Borobudur dan Magelang sebagai bagian dari rangkaian pertunjukan festival tersebut.

“Kami ingin menyampaikan nilai-nilai universal dan nilai kebaikan melalui kesenian, sekaligus menampilkan kekayaan budaya lokal dalam satu panggung di Borobudur,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Koordinator Pergelaran Siddharta The Musical, Tina A. Djakaria, memaparkan bahwa penyelenggaraan Borobudur Symphony Festival dirancang dengan pendekatan empat prinsip utama, yaitu tepat tujuan, tepat sasaran, tepat konsep, dan tepat anggaran.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar memindahkan pertunjukan musikal dari Jakarta ke Borobudur, tetapi menghadirkan Borobudur sebagai ruang pertemuan budaya yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *