Kemenaker Buka Pelatihan Vokasi Gratis, Ada Fasilitas Uang Saku hingga Asrama - Mabur.co

Kemenaker Buka Pelatihan Vokasi Gratis, Ada Fasilitas Uang Saku hingga Asrama

Mabur.co – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 hingga 24 Maret 2026 mendatang.

Program gratis ini diperuntukkan bagi 70 ribu peserta se-Indonesia, terbagi dalam tiga batch pelatihan dengan masing-masing sekitar 20 ribu peserta.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, program ini dibuka guna mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja siswa dalam bekerja atau berwirausaha.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi angkatan kerja, dengan mengedepankan prinsip link and match atau keselarasan dengan kebutuhan dunia usaha atau industri.

“Program ini mengedepankan konsep link and match sehingga pelatihan yang diselenggarakan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri. Dengan demikian, lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar kerja,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi pemerintah (27/02/2026) lalu.

Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 sendiri rencananya akan dilaksanakan secara serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UTP BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di seluruh Indonesia.

Lewat pelatihan ini setiap peserta akan memperoleh berbagai fasilitas.

Mulai dari pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) hingga fasilitas asrama.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menjelaskan bahwa program ini terbuka bagi semua masyarakat berusia minimal 17 tahun dan telah memiliki akun pada platform SIAPkerja. 

Khusus Batch 1, program yang diprioritaskan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah (SMA/SMK/MA) sederajat tahun 2023 hingga 2025. 

Kebijakan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik pasar kerja sekaligus memastikan efektivitas program bagi kelompok prioritas.

“Harapan kami, program ini dapat dioptimalkan. Jadi, selain ada Program Pemagangan Nasional untuk lulusan perguruan tinggi, kami juga menyediakan program alternatif bagi lulusan SMA/SMK,” ujar Menaker. 

Pada Batch 1, bidang kejuruan yang tersedia antara lain teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi. 

Sedangkan, program pelatihan yang ditawarkan di antaranya internet of things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin computer numerik control (CNC), otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan industri pangan. 

Jika kamu tertarik mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1, kamu dapat mengaksesnya langsung melalui laman skillhub.kemnaker.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *