Ngeri! Ini Cerita Ibu Praka Farizal tentang Lebanon yang Menewaskan Anaknya - Mabur.co

Ngeri! Ini Cerita Ibu Praka Farizal tentang Lebanon yang Menewaskan Anaknya

Mabur.co – Sebelum gugur akibat serangan pasukan Israel, almarhum Praka Farizal Rhomadon, Anggota TNI yang tergabung dalam UNIFIL Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S, ternyata sudah dijadwalkan pulang ke Indonesia. 

Kepulangan itu dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei mendatang seiring berakhirnya masa tugas almarhum sebagai pasukan penjaga perdamaian PPB di Lebanon Selatan selama setahun terakhir. 

Ibu Praka Farizal, Supinah, mengungkapkan hal tersebut saat berkomunikasi dengan almarhum belum lama ini. 

Ditemui di Rumah Duka, Dusun Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Supinah mengaku tak mengira jika rencana putranya pulang ke tanah air tersebut justru lebih cepat dari rencana. Meski ia harus pulang dalam kondisi meninggal dunia.

“Akhir April ini selesai, terus Mei pulang, sudah ada jadwal penerbangan, saya sudah dikirimi jadwal. Pokoknya bulan Mei, kan dibagi berapa kelompok,” ungkap Supinah, Selasa (31/3/2026).

Praka Farizal sendiri diketahui mulai berangkat bertugas menjalankan misi perdamaian di wilayah Lebanon sejak April 2025 atau sekitar satu tahun yang lalu.

Keberangkatannya ke wilayah konflik di Timur Tengah itu dilakukan tepat setelah momen Idulfitri tahun lalu.

“April, pas satu tahun habis Lebaran itu berangkat,” ujar Supinah. 

Bagi Supinah, Praka Farizal merupakan sosok anak yang baik.

Setiap bertugas ke berbagai daerah ia selalu memberikan kabar kepada kedua orang tuanya. Biasanya komunikasi itu dilakukan melalui sambungan telepon atau video call.

Supinah menceritakan, sebelum kepergian anaknya, beberapa bulan terakhir komunikasi dengan Praka Farizal memang kerap mengalami kesulitan.

Hal itu terjadi akibat eskalasi konflik di wilayah Lebanon yang semakin meningkat. 

Praka Farizal bahkan sempat beberapa kali menceritakan betapa mencekamnya kondisi di Lebanon selatan tempatnya bertugas.

Diceritakan bahwa beberapa kali ia harus mencari tempat perlindungan karena masifnya serangan Israel.

“Akhir-akhir ini agak darurat, setiap ada sirine harus masuk bunker,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak keluarga sendiri masih terus menunggu kepastian terkait waktu proses pemulangan jenazah.

Pasalnya belum ada informasi yang benar-benar pasti terkait waktu kedatangan jenazah di rumah duka. 

Terkait lokasi peristirahatan terakhir, pihak keluarga juga telah sepakat memakamkan Jenazah Praka Farizal di salah satu tempat pemakaman umum yang ada di Dusun Ledok yang merupakan kampung halamannya di Kulon Progo.

“Biar dekat dengan almarhum sang kakek,” katanya. 

Hingga hari ini, rumah duka Praka Farizal Rhomadon sendiri terpantau terus didatangi pelayat yang ingin menyampaikan ucapan belasungkawa.

Pihak keluarga juga masih menanti informasi lebih lanjut dari Mabes TNI maupun PMPP TNI terkait proses evakuasi jenazah dari Lebanon menuju tanah air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *