Sebatas Janji, Presiden Prabowo Belum Putuskan Mundur dari BoP - Mabur.co

Sebatas Janji, Presiden Prabowo Belum Putuskan Mundur dari BoP

Mabur.co – Meski terus didesak berbagai kalangan masyarakat, Presiden RI, Prabowo Subianto, hingga saat ini belum memutuskan untuk keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).

Bahkan setelah bertemu dengan sejumlah tokoh maupun berbagai kalangan ulama di Istana Negara Kamis kemarin, Prabowo mengaku, hanya menjanjikan untuk keluar dari BoP jika memang Indonesia tidak bisa membawa perdamaian untuk Palestina.

Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis, seusai bertemu presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis malam, membenarkan komitmen atau janji yang dilontarkan Prabowo tersebut.

“Janjinya kalau memang tidak bermanfaat di BoP, akan mundur,” kata Cholil, dikutip dari CNN.

Cholil menyampaikan, Prabowo berjanji segala langkahnya semata-mata hanya untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Ia menyatakan posisi Indonesia sudah sangatlah jelas dan tak akan berubah soal itu.

“Kalau tidak untuk kepentingan Palestina, maka dia akan mundur,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Syuro, Front Persaudaraan Islam (FPI), Muhammad Hanif Alatas, juga membenarkan komitmen Presiden Prabowo yang siap keluar dari BoP jika dianggap tidak lagi sejalan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Padahal ia sendiri berharap agar Prabowo dapat secepatnya memutuskan dan menyatakan sikap agar Indonesia dapat segera keluar dari BoP secepatnya.

“Pernyataannya seperti itu. Tapi kita tetap enggak perlu nunggu itu, dari sekarang aja, orang udah terbukti kok Amerika dari dulu nggak bisa dipercaya,” ujarnya.

Meski mengaku sama sekali tak meragukan niat baik Prabowo namun Hanif mengaku tak percaya dengan Amerika Serikat dan Israel.

“Nabi-nabi saja, para rasul saja dikhianati oleh Israel, apalagi cuman kita manusia biasa,” kata Hanif usai pertemuan dengan Prabowo.

Terpisah, Pemerintah RI sendiri menyatakan menghargai berbagai masukan dan kritik masyarakat terkait usulan agar Indonesia menangguhkan atau bahkan keluar dari keanggotaan BoP. 

“Kalau ada yang menyarankan seperti itu, pemerintah tidak antikritik. Kita mendengarkan sambil mencermati keadaan,” kata Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, Kamis malam.

Dikutip dari Antara, Nusron menyebut, Prabowo tidak pernah menutup diri dan mendengarkan segala masukan serta kritik yang disampaikan berbagai pihak, termasuk dari kalangan ulama dan pimpinan ormas Islam di Indonesia.

Namun, pemerintahan Prabowo masih menilai forum seperti BoP bisa menjadi sarana penting untuk mengupayakan perdamaian, utamanya Timur Tengah dan Palestina. 

Sebagaimana diketahui berbagai desakan muncul agar Indonesia segera keluar dari BoP. Desakan itu datang dari berbagai elemen masyarakat, lembaga keagamaan, akademisi, hingga tokoh politik termasuk anggota DPR RI.

Sejumlah desakan itu antara lain datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Front Pembela Islam (FPI), hingga akademisi dan guru Besar seperti Prof. Connie Rahakundini Bakrie serta Prof. Hikmahanto Juwana.

Tak hanya itu sejumlah tokoh plitik dan aktivis juga turut mendesak Prabowo mundur dari BoP. Seperti misalnya Anies Baswedan, mantan Jaksa Agung, Marzuki Darusman hingga sejumlah aktivis HAM. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *