Clap for this post0 Iran: Merawat Mental Bangsa dengan Literasi Di Teheran, barangkali di sebuah kedai teh yang amat sederhana namun hangat, Divan karya Hafez bukan sekadar deretan rima. Ia adalah detak jantung. Ia adalah alasan mengapa seorang diplomat Iran bisa menatap mata dunia tanpa rasa gentar. Di sana,... Aguk Irawan MN March 4, 2026 · 4 min read