Ketua BEM UGM: Pati Adalah Prototype Aksi Organik di Indonesia - Mabur.co

Ketua BEM UGM: Pati Adalah Prototype Aksi Organik di Indonesia

Mabur.co – Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, turut mendukung aksi kawan-kawan aktivis yang ada di Pati, Jawa Tengah, yang rela berjuang mati-matian untuk menggulingkan rezim kekuasaan Bupati Sudewo.

Belakangan Bupati yang bersangkutan justru tertangkap OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Januari 2026 lalu.

Menurut Tiyo, aksi yang dilakukan rakyat Pati, yang telah dimulai sejak 13 Agustus 2025 lalu, merupakan contoh gerakan organik yang benar-benar berasal dari rakyat, dan tidak dikooptasi oleh kepentingan apapun, kecuali kepentingan untuk kesejahteraan rakyat Pati secara keseluruhan.

“Gerakan rakyat Pati itu sudah berhasil membuat Bupatinya (Sudewo) ditetapkan menjadi tersangka OTT KPK. Artinya mereka sedang melawan kejahatan, dan mereka berada di pihak yang benar (untuk menggulingkan rezim penguasa yang zalim kepada rakyat),” ungkap Tiyo saat berbicara dalam kanal YouTube Owrite, belum lama ini.

Lebih lanjut, Tiyo merasa bahwa kehadirannya di Pati dalam dua kesempatan (Agustus 2025 dan Maret 2026), adalah untuk belajar sekaligus melihat secara langsung, bagaimana Pati benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat, meskipun harus mendapat tindakan represif dari aparat keamanan dan lain sebagainya.

“Sejujurnya saya datang kesana (Pati) itu tidak membantu, tapi untuk belajar, dengan seluruh kerendah hatian yang kami miliki. Karena harus saya akui bahwa rakyat Pati itu lebih berhasil daripada mahasiswa, karena niat dan tenaga mereka (rakyat Pati) lebih luar biasa,” tambah Tiyo.

Bagi Tiyo, apa yang sudah dilakukan rakyat Pati, bisa menjadi prototype atau contoh gerakan rakyat di masa mendatang, terkait bagaimana keberhasilan mereka menggulingkan rezim penguasa seperti Sudewo, yang akhirnya tertangkap basah oleh KPK.

Tiyo pun berharap, gerakan rakyat dan mahasiswa bisa dilebur menjadi satu kesatuan. Sehingga nantinya yang akan muncul adalah gerakan persatuan bernama “gerakan rakyat Indonesia”, bukan hanya gerakan yang dimotori oleh kalangan tertentu atau di wilayah tertentu, dan sebagainya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *