Ini Sisi Positif MBG Menurut Ketua BEM UGM - Mabur.co

Ini Sisi Positif MBG Menurut Ketua BEM UGM

Mabur.co – Meskipun telah berulang kali menyuarakan kejanggalan di balik program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya sejak pertengahan Februari lalu, rupanya Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, masih merasa bahwa MBG tetap memiliki satu sisi positif, yang bahkan tidak pernah terjadi di rezim pemerintahan sebelumnya.

Menurut Tiyo, MBG adalah “pelajaran demokrasi” terbaik yang bisa hadir secara langsung di meja anak-anak sekolah setiap harinya. Hal ini tentunya belum terjadi pada program manapun, dan di rezim pemerintahan siapapun.

“Satu hal yang menurut saya baik dari MBG ini adalah, bahwa MBG merupakan ‘pelajaran kewarganegaraan’ (PKn) terbaik yang diberikan Pak Prabowo kepada anak-anak Indonesia. Karena melalui MBG, Pak Prabowo mampu meletakkan kebijakan publik secara nasional, tepat di atas meja belajar anak-anak Indonesia,” ungkap Tiyo sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Owrite, belum lama ini.

Dalam “pelajaran kewarganegaraan” tersebut, bagi Tiyo, anak-anak akan diajarkan untuk berpikir kritis, pasalnya mereka langsung berhadapan dengan kebijakan publik dari negara, yang bahkan langsung selevel presiden, bukan Gubernur apalagi Bupati atau Walikota.

“Dari situ anak-anak Indonesia (akan mampu) belajar soal berpikir kritis. Karena setiap hari, mereka langsung berhadapan dengan kebijakan publik, yang datang langsung dari presiden. Dan dari situ, anak-anak bisa menilai ‘wah makanan dari presiden ini enak atau enggak ya’, dan sebagainya,” tambah Tiyo.

Dengen meletakkan kebijakan negara langsung di atas meja anak-anak sekolah, Tiyo meyakini, bahwa ke depannya anak-anak Indonesia sudah berani memprotes kebijakan negara secara langsung, tanpa rasa ketakutan sama sekali.

Karena yang namanya anak-anak, pasti negara akan menaruh perhatian yang lebih besar, termasuk perlindungan kepada hidup mereka sehari-hari, sebagai generasi penerus bangsa.

Sehingga ketika kritik terkait MBG disampaikan langsung oleh anak-anak penerima manfaat, bisa jadi masukannya akan lebih didengarkan, dan tidak perlu dicap “antek asing” atau “dibayar asing”, dan seterusnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *