Benarkah Kantor Polisi Tidak Bisa Diberi Rating di Ulasan Google? - Mabur.co

Benarkah Kantor Polisi Tidak Bisa Diberi Rating di Ulasan Google?

Mabur.co– Ulasan Google merupakan hal yang mendasar untuk mengetahui latar belakang sebuah perusahaan, instansi bahkan pelaku UMKM.

Google rating diperlukan agar menimbulkan rasa kepercayaan terhadap pengunjung yang ingin melihat dan mengetahui sebuah produk yang dikeluarkan oleh sebuah usaha atau pelayanan dari sebuah instansi.

Dalam konteks layanan publik, ulasan digital selama ini berfungsi sebagai termometer kepercayaan masyarakat.

Banyak pengguna mengandalkan review untuk mengetahui seperti apa kualitas layanan sebuah instansi.

Menghilangnya kolom itu membuat ruang evaluasi publik menjadi lebih sempit, meskipun tidak serta-merta menutup akses masyarakat untuk menyampaikan keluhan melalui jalur resmi seperti Propam atau kanal aduan pemerintah.

Fenomena ini juga menyoroti ketergantungan masyarakat pada platform digital sebagai wadah aspirasi.

Ketika fitur tersebut dimatikan, publik sadar bahwa ruang suara mereka bergantung pada keputusan platform maupun institusi yang berkepentingan.

Tanpa kejelasan alasan resmi, wajar jika muncul diskusi soal transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan informasi layanan publik.

Perubahan ini mungkin dianggap sepele bagi sebagian pengguna, tetapi bagi banyak orang, hilangnya kolom ulasan berarti hilangnya salah satu bentuk kontrol sosial.

Bagaimanapun, masyarakat berharap agar akses terhadap ruang ekspresi dan evaluasi tetap dijaga, terutama untuk layanan publik yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan keamanan warga.

Namun ternyata baru-baru ini muncul sebuah postingan di platform X yang menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Hal ini antara lain diungkap akun @utoh_pangalayo di Threads.

Di era digital, hampir semua hal bisa ditemukan lewat Geogle  Maps dari nasi goreng legend sampai tukang tambal ban tengah malam.

Bahkan kantor polisi pun tersedia lengkap: ada alamat, jam operasional, sampai nomor telepon yang kadang nyambung, kadang nostalgia.

“Namun, ada satu fitur yang hilang secara misterius yakni kolom ulasan dan bintang. Iya, kantor polisi yang secara lokasi jelas dan nyata, tapi soal review? “Posting is currently turned off,” begitu tulis Google dengan sopan tapi penuh makna, tulis @utoh_pangalayo, dikutip Jumat (3/2/2026).

Fenomena ini memunculkan beragam spekulasi. Di satu sisi, publik mempertanyakan apakah kebijakan tersebut merupakan inisiatif internal Google sebagai langkah moderasi otomatis.

Di sisi lain, muncul dugaan bahwa permintaan penonaktifan berasal dari institusi pemerintah atau pihak kepolisian yang ingin membatasi ruang komentar publik.

Jika ditelusuri, pola ini muncul hampir di seluruh kantor polisi, baik di tingkat kota, kabupaten, hingga sektor kecil di pelosok daerah.

Artinya, perubahan tersebut bukan kasus satu-dua lokasi, melainkan penonaktifan berskala nasional. Hal ini memperkuat dugaan bahwa ada kebijakan administrasi tertentu di balik layar.

Meski kolom ulasan menghilang, Google Maps tetap menampilkan informasi dasar seperti alamat lengkap, jam operasional, nomor telepon, hingga foto bangunan.

Masyarakat masih bisa menggunakan aplikasi untuk menemukan kantor polisi terdekat, tetapi tidak lagi dapat menceritakan pengalaman pelayanan atau menyampaikan kritik melalui kanal resmi di platform tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *