Mabur.co – Belasan pasangan pengantin dan calon pengganti di Kabupaten Kulon Progo melakukan tabur benih ikan di kawasan Embung Kedung Ingas, Padukuhan Kwarakan, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo pada Senin (27/04/2026).
Dua pasangan yang nampak mengenakan baju pengantin adat Jawa, bahkan nampak turun langsung ke bibir embung untuk melepaskan ribuan bibit ikan lokal seperti nilem, hingga wader.
Kegiatan ini menjadi bagian program pemerintah daerah kabupaten Kulon Progo yang mewajibkan setiap pasangan pengantin maupun calon pengantin untuk ikut menjaga lingkungan saat menyelenggarakan acara pernikahan. Salah satunya melalui kegiatan penerbaran benih ikan lokal seperti ini.
“Tadi habis akad nikah langsung kesini untuk tebar benih ikan. Ya walaupun harus mengubah susunan acara tapi senang dan bahagia karena bisa ikut berpartisipasi dalam melestarikan alam dan menjaga ekosistem,” ujar salah seorang pasangan pengantin Fajar Krisnanto (27) dan Asih Wasiati (26).
Dalam kegiatan ini setidaknya ada 15 pasangan mengikuti yang turut melakukan penyebaran benih ikan di Embung Kedung Ingas ini. 13 pasangan merupakan calon pasangan pengantin sementara 2 pasangan sudah resmi menikah.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo, Wahib Jamil menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian program Jaga Komitmen Warga Kulon Progo untuk Kelestarian Alam Ikan dengan Sedekah Ikan Pasangan Pengantin atau Jaga Kaliku Sipatin.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ekoteologi yang kita usung bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan. Yakni untuk mendorong masyarakat agar ikut menjaga bumi dan kelestarian alam,” kayanya.
Menurut Wahib, Jaga Kaliku Sipatin juga menjadi bentuk kontribusi Kankemenag Kulon Progo pada ekosistem perairan umum di Bumi Binangun. Sebab ia menilai perairan umum di Kulon Progo perlu mendapatkan perhatian.
“Lewat program ini juga kami mewujudkan komitmen untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan perairan di Kulon Progo,” katanya
Selain penerbaran benih ikan, upaya pelestarian lingkungan lainnya juga dilakukan dengan melakukan sejumlah kegiatan lainnya seperti penghijauan, pengelolaan sampah dll.
Program ini sendiri sudah berjalan sejak tahun 2022 lalu, dengan melibatkan setiap pasangan pengantin. Diharapkan dengan kegiatan ini kesadaran masyarakat khususnya generasi mendatang dapat semakin peduli untuk melestarikan lingkungan sekitar.
Total ada lebih dari sebanyak 2.500 benih Ikan lokal ditebar dalam kegiatan ini. Benih ikan tersebut merupakan hasil budidaya DKP Kulon Progo melalui Balai Benih Ikan di Kapanewon Kalibawang.



