Raffi Ahmad “Sultan Andara” Jadi Duta BPJS Kesehatan, Netizen: Kok Bisa? - Mabur.co

Raffi Ahmad “Sultan Andara” Jadi Duta BPJS Kesehatan, Netizen: Kok Bisa?

Mabur.co – Penunjukan artis kondang Raffi Ahmad sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan membuat heboh sebagian kalangan masyarakat khususnya di dunia maya.

Tak sedikit masyarakat mempertanyakan alasan penunjukan “Sultan Andara” itu sebagai duta BPJS Kesehatan. Mengingat latar belakang Raffi sebagai artis besar dengan bayaran fantastis. 

“Dia pernah antre pakai BPJS nggak ya? Nanya aja sih,” ujar salah seorang netizen @joridhXo lewat akun Instagramnya. 

Hal serupa juga diungkapkan netizen lainnya @rohimsuzukisamarinda.

Ia pun mempertanyakan hal yang sama.

“Lha berobat pakai BPJS aj gak pernah, apalagi antri di kasir atau mondar mandir urus surat rujukan… Kok bisa jadi DUTA?” Cuitnya.

“Kriteria jd duta apa y? Apa sudah rutin dipakai kartu bpjsnya? Apakah pola hidupnya sudah sehat? Bukankah dia keliatannya banyak job? Apakah dia sudah paham alur rujukan bpjs? Apakah dia sudah paham desil 1-10 untuk kriteria pbi bpjs?” Ungkap @dr.roymartinalanam.

“Harusnya duta itu yang benar-benar pernah merasakan gimana menggunakan bpjs, ngerasain lama bgt antri, sabarnya nunggu dokter, obat, blm lagi sabar kl dokter batal dtg hrs jadwal ulang. So, ketika dia jd pembicara/motivator bener2 real dan nyata, yg mendengarpun akan RESPECT &“ imbuh @mayamarissaadjaelaniali.

BPJS Kesehatan sendiri secara resmi menunjuk Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad, sebagai Duta Kehormatan organisasi, guna memperkuat jangkauan program jaminan kesehatan masyarakat produktif.

Penunjukan tersebut didasarkan pada rekam jejak Raffi Ahmad yang dinilai memiliki kepedulian sosial tinggi serta kemampuan kolaborasi yang luas.

Dengan besarnya pengaruh Raffi jumlah penerimaan dana masyarakat peserta BPJS pun diharapkan semakin meningkat. 

Meski begitu, warganet sendiri menilai dibanding menunjuk seseorang sebagai Duta Kehormatan, BPJS Kesehatan semestinya lebih baik memperbaiki sistem layanan terlebih dahulu. 

Pasalnya menurut netizen, dengan pelayanan yang baik, tanpa ada seorang “Duta Kehormatan” pun masyarakat secara otomatis akan tertib membayar iuran BPJS dengan sendirinya. 

“FUNGSI DUTA BPJS apa?? Mending yg nyata” aja Deh….MASYARAKAT lebih menghargai n mengapresiasi kerja nyata dan manfaat yg nyata dibanding ad DUTA”AN tp BUAT BEROBAT aja juga masih SUSAH.,” ujar netizen @chand.

Hal yang sama juga diungkapkan netizen [email protected].  

“Mending benerin sistem utk kemaslahatan umat, tiap bln byr BPJS tp pelayanan nya zonk, utk periksa Ibh intensif aja dpt nomor antrian hrs nunggu 3-4 bln, APa emang sengaja biar rakyat Indonesia pd metong krn sistem, skrg buang2 duit byr horang kayah buat jd duta .. duta apaan ? Duta laundry ???” katanya. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *