Mabur.co– Revitalisasi Pasar Terban akhirnya rampung. Pasar yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi warga Kota Yogyakarta ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 10 Januari 2026 mendatang. Rampungnya pembangunan pasar tersebut mendapat respons positif dari para pedagang.
Pantauan di lokasi pada Jumat 9 Januari 2026, sejumlah pedagang tampak mulai mengecek kondisi kios masing-masing sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali berjualan di pasar ini. Pasar yang kini tampil lebih modern, bersih, dan tertata rapi itu diharapkan mampu menghidupkan kembali geliat perekonomian pedagang kecil.
Salah satu pedagang Nanik asal Kampung Pingit, Jetis, Kota Yogyakarta, menyatakan sangat antusias dengan beroperasinya kembali Pasar Terban.
Ia mengaku menaruh harapan besar terhadap pasar dengan tampilan baru tersebut.
“Harapannya tentu bisa jadi sumber rezeki baru. Pasarnya sekarang lebih bagus, lebih modern, dan bersih,” ujarnya, Jumat, 9 Januari 2026.

Nanik mengungkapkan, dirinya sudah hampir 20 tahun berjualan di Pasar Terban. Selama ini ia menjual berbagai kebutuhan pakan ternak, khususnya pakan ayam, seperti jagung, D1, D2, bekatul, dan berbagai jenis pakan lainnya.
Pasar Terban, menurutnya, sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup dan mata pencahariannya. Selama proses revitalisasi Pasar Terban berlangsung, Nanik terpaksa berjualan di shelter sementara yang berada di kawasan Jalan Babaran. Namun, ia mengaku kondisi tersebut berdampak pada penurunan omzet penjualannya.
“Saya berharap pendapatannya bisa kembali normal, bahkan meningkat dibandingkan sebelumnya,” katanya.



