Gunung Merapi, Keindahan Alam dalam Selubung Mitos Mistis

4 Min Read
Volcano spewing smoke into a clear blue sky, with dry shrubs in the foreground.]],[
Merapi menawarkan keindahan alam. Di samping itu, Merapi juga terkenal dengan aura mistisnya. (Foto: Istimewa)

Mabur.co – Selain keindahan, mitos dan kisah-kisah misteri dari alam lain yang menyelimuti gunung selalu menarik untuk ditelusuri.

Kisah-kisah ini diyakini oleh masyarakat setempat diwariskan secara turun-temurun. Biasanya selalu ada unsur makhluk gaib atau hal-hal yang tidak rasional. Selain itu, kisah-kisah tersebut sering dikaitkan dengan budaya lokal yang mengandung nilai-nilai kehidupan.

Salah satu gunung berapi aktif yang terkenal dengan mitos dan berbagai kisah misteri adalah Gunung Merapi.

Gunung Merapi terletak di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah, tepatnya Kabupaten Klaten, Boyolali, dan Magelang.

Gunung ini memiliki ketinggian 2.930 mdpl. Merapi menawarkan keindahan alam, terutama sunrise dan sunset. Di samping itu, Merapi juga terkenal dengan aura mistisnya.

Dilansir dari berbagai sumber, Senin (7/9/2026), mitos ini berasal dari kisah pendiri Kerajaan Mataram, Panembahan Senopati, yang menang dalam perang melawan Kerajaan Pajang karena bantuan penguasa Gunung Merapi.

Ketika itu, terjadi erupsi yang menewaskan pasukan Kerajaan Pajang. Peristiwa tersebut kemudian membuat orang-orang percaya bahwa ada bangsa halus yang melindungi mereka.

Ada juga mitos Kiai Sapu Jagad, sosok misterius penjaga Gunung Merapi. Ia memegang kendali atas terjadinya erupsi. Kiai Sapu Jagad diyakini sebagai penghuni kerajaan gaib.

Konon, ia merupakan abdi setia Panembahan Senopati. Kisah Kiai Sapu Jagad masih berhubungan dengan Nyi Roro Kidul.

Dahulu, Nyi Roro Kidul pernah memberi sebuah telur pada Raden Danang Sutawijaya yang bersemedi untuk menjadi raja di tanah Jawa.

Nyi Roro Kidul meminta Raden Danang Sutawijaya memakan telur sebagai syarat agar permintaannya menjadi raja dikabulkan.

Namun, Sunan Kalijaga menyarankan agar Raden Danang Sutawijaya tidak memakan telur itu. Akhirnya, telur dimakan oleh seorang abdi setia Panembahan Senopati. Abdi itu kemudian berubah menjadi raksasa dan dijuluki Kiai Sapu Jagad.

Terdapat area bernama Pasar Bubrah di kawasan kawah Merapi. Area ini berupa tanah lapang berpasir dengan batu-batu yang berserakan.

Gambaran area ini sesuai dengan kata ‘bubrah’  yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘berantakan’. Bagi seseorang yang dapat melihat hal-hal supranatural, tempat ini ramai layaknya sebuah pasar.

Cerita Mistis

Di area Pasar Bubrah banyak cerita mengenai pendaki yang mengalami hal-hal mistis. Beberapa di antara mereka merasa mendengar alunan gamelan. Saat malam hari, ada juga yang mendengar kebisingan pasar. Selain itu, mereka melihat ada bayangan samar saat sedang bermalam  di area ini.

Terdapat beberapa tempat yang dianggap sakral di Merapi. Ada Hutan Alap-alap yang diyakini sebagai tempat ternak kerajaan gaib mencari makan.

Selanjutnya, ada Gunung Wutoh yang merupakan gerbang utama kerajaan gaib. Terdapat pula Goa Jepang, bekas tempat perlindungan tentara Jepang dari sekutu dan tempat penyiksaan pada masa penjajahan.

Sumbu Filosofi

Kisah-kisah mistis dan mitos mengenai Gunung Merapi memiliki hubungan dengan sumbu filosofi Yogyakarta, sebuah konsep tentang adanya garis imajiner yang membentang dari Laut Selatan hingga Gunung Merapi.

Garis imajiner ini menghubungkan Laut Selatan dengan Panggung Krapyak, Keraton, Tugu Pal Putih, dan Gunung Merapi.

Secara singkat, sumbu filosofis menekankan pada pentingnya hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta.

Jadi meskipun manusia dapat tergoda oleh kekuasaan duniawi, tetaplah mengingat Tuhan dan mengikuti jalan kebaikan.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar