Mabur.co – Gunung Api Ili Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dengan mengalami serangkaian erupsi dalam kurun waktu 48 jam terakhir.
Akhir pekan ini adalah kali kesekian Gunung Ili Lewotolok mengalami erupsi. Pada Selasa (1/9) pagi, gunung tersebut mengalami dua kali erupsi.
Dikutip dari situs Badan Geologi Indonesia, letusan Gunung Ili Lewotolok pada Minggu pagi terjadi pada pukul 06:11 WITA.
“Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok, pukul 06:11 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 400 m di atas puncak [± 1823 m di atas permukaan laut-. Kolom abu teramati membumbung hingga setinggi 600 meter di atas puncak atau setara 2.023 meter di atas permukaan laut,” dilansir Badan Geologi, Minggu (6/9/2026).
Masyarakat atau Wisatawan Diminta Waspada
Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok pun di minta waspada. Ada sejumlah rekomendasi yang diungkap Badan Geologi.
“Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dan 3 km sektor selatan dan tenggara dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok.
Masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit serta menghindari gangguan pernapasan [ISPA] maupun gangguan kesehatan Iainnya. Menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik,” ucapnya.
