Mabur.co – Pagi melintasi Jalan Magelang, Kamis (15/10/2026), terlihat ada pemandangan berbeda. Bukan Kamis Pon di mana siswa di DIY memang harus berpakaian adat Jawa. Hari ini para siswa SMP Negeri 2 Sleman mengenakan busana tradisional Jawa. Mereka terlihat semangat dan berbahagia.
Kepada mabur.co, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 2 Sleman, Merita Wulansari, S.Pd, menerangkan hal itu memang kebijakan dalam rangka menyongsong 66 tahun usia sekolah yang berdiri pada 25 Oktober 1960.
Inovasi Bawa Perubahan Positif
“Peringatan tahun ini mengambil tema Karsa Muda, Rajut Tradisi, Raih Prestasi. Harapan kami, semoga murid SMP Negeri 2 Sleman memiliki semangat, tekad, dan keberanian untuk berkarya, berinovasi, serta membawa perubahan positif bagi sekolah,” tandasnya.
Menurut Merita, para murid dipersiapkan untuk tetap melestarikan dan mengembangkan budaya/tradisi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur, yaitu unggah ungguh, gotong royong, sopan santun, dan rasa saling menghormati.
“Selain itu juga semoga dapat mengembangkan potensi dan meraih prestasi yang lebih baik dalam bidang akademik, seni, olah raga, maupun karakter/kepemimpinan,” jelasnya.
Aneka Lomba
Kegiatan hari ulang tahun kali ini diisi dengan perlombaan. Kamis (15/10) antara lain lomba lentera kata, pixel art, dan paduan suara.
Jumat (16/10) antara lain lomba the sacred loop relay, Hydro Flow Race, badminton, gobag sodor.
Sedangkan Senin (26/10) diisi perlombaan Frame by Frame, menghias tumpeng, kebersihan kelas, dan tumpengan.
Terkait prestasi yang diraih SMP Negeri 2 Sleman tahun ini, menurut Merita ada peningkatan baik di bidang akademik dan nonakademik.
Antara lain lomba OPSI, dan beberapa yang lain di bidang olah raga seperti lomba atletik, renang, panahan, pencak silat, bola voli, sepakbola, dan lain-lain.
“Untuk tahun ini ada juga salah satu anak SMP Negeri 2 Sleman yang mewakili Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta Timur,” pungkasnya.
