Pemugaran Mahastupa Selesai, Akses Pengunjung Ke Lantai 9 Candi Borobudur Kembali Dibuka

2 Min Read
Buddha statue meditating inside a circular stone shrine at Borobudur, surrounded by bell-shaped stupas under a blue sky.
Candi Borobudur di Jawa Tengah. (Foto: studyinca.ac.id)

Mabur.co – Sejak dimulai 16 September lalu, proses pemugaran Mahastupa Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, akhirnya rampung. 

Hal tersebut diumumkan Museum dan Cagar Budaya Borobudur lewat akun Instagram resmi @konservasiborobudur pada Jumat (23/10/2026) malam. 

Pasca rampungnya pemugaran, akses kunjungan ke bagian atas candi Buddha terbesar di Indonesia itu pun kembali dibuka penuh mulai Sabtu (24/10/2026) esok.  

Jika sebelumnya akes pengunjung dibatasi selama proses pemugaran, kini pengunjung umum kini dapat kembali mengakses Candi Borobudur hingga ke semua sisi lantai 9. Ketentuan tersebut juga berlaku bagi peserta kunjungan Borobudur Sunrise dan Sunset.

Sementara itu, akses hingga lantai 10 tetap hanya diperuntukkan bagi pelaksanaan kegiatan keagamaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dikutip dari situs resmi PT Taman Wisata Candi atau InJourney Destination Management, proses pemugaran Mahastupa atau stupa induk di puncak candi Borobudur dilakukan sejak 16 September 2026 lalu. 

Pemugaran dilakukan untuk memulihkan kestabilan struktur sekaligus mempertahankan keaslian material candi.

Pasalnya berdasarkan hasil pemantauan dan kajian teknis, ditemukan pergeseran susunan batu pada bagian yasti, rongga dan rekahan pada yasti serta harmika, serta pelapukan dan penggaraman pada sejumlah batu penyusun stupa.

Pemugaran Mahastupa pada 2026 ini sendiri menjadi yang pertama sejak pemugaran terakhir tahun 1983 atau sekitar 44 tahun lalu.

Candi Borobudur tercatat telah mengalami dua kali pemugaran besar-besaran. Pemugaran pertama dilakukan pada 1907–1911, dipimpin oleh Theodoor van Erp. 

Sementara pemugaran kedua dilakukan selama kurun waktu 10 tahun, dimulai pada 1973 hingga 1983, oleh Pemerintah Indonesia bersama UNESCO. Hingga akhirnya ditetapkan sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991.

Selesainya pemugaran ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan Candi Borobudur tetap terawat sehingga dapat terus dinikmati dan dipelajari oleh generasi mendatang.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar