Mabur.co – Kisah duka, relawan pemadam kebakaran (damkar) bernama Nordin (51) meninggal dunia saat berupaya memadamkan api.
Saat itu, pria yang akrab disapa Udin, relawan dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Sarimi Kayu Bulan, Banjarmasin sedang bertugas memadamkan kebakaran lahan di kawasan Simpang Empat Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan.
Tiba di Klinik Meninggal Dunia
Kepala UPTD Klinik Utama Setara Handil Bakti, dr. Amalia Dewi, mengatakan, Udin tiba di klinik tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Sebelum meninggal, pria yang akrab disapa Udin itu sempat mengeluhkan nyeri dada ketika berada di bagian depan lokasi kebakaran. Ia juga mengalami sesak napas di tengah kepulan asap tebal,” ucapnya, dilansir Banjarmasin Pos, Jumat (23/10/2026).
Sementara itu, rekan sesama relawan, Iskandar, mengatakan, Udin mengeluhkan sakit dada ketika sedang membantu memadamkan kebakaran di bagian depan lokasi.
“Pas lagi memadamkan di depan, beliau bilang dadanya sakit. Kami bawa mundur. Memang sempat tebal asap tadi di sini,” ungkapnya.
Sempat Mendapatkan Bantuan Oksigen
Iskandar mengatakan, Udin sempat mendapatkan bantuan oksigen menggunakan Oxycan. Namun, ia masih mengalami kesulitan bernapas.
Karena ambulans belum tiba, rekan-rekannya berupaya membawa Udin menggunakan mobil Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).
Saat berada di dalam mobil tersebut, Udin kehilangan kesadaran. Tak lama kemudian, ambulans tiba dan Udin dibawa ke Klinik Utama Setara Handil Bakti untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.
“Jadi, berdasarkan informasi dari pihak medis, beliau sudah dinyatakan meninggal dunia. Sempat diberikan pertolongan medis, namun nyawanya tak tertolong. Udin sempat mengalami sesak napas ketika berada di dekat titik kebakaran. Beliau berada di posisi depan, lalu ditarik mundur. Sempat diberikan Oxycan juga. Di dalam ambulans beliau sudah kehilangan kesadaran,” tegasnya. ***
