Michelle Surjadi Fang, Perenang Muda Indonesia Pertama Peraih Medali di Ajang Youth Olympic Games

6 Min Read
Swimmer in a black Finis swimsuit giving a peace sign at poolside, holding a red jacket and water bottle.
Perenang muda potensial Indonesia Michelle Surjadi Fang (Sumber: Instagram @Michellesurjadi )

Mabur.co – Perenang muda Indonesia, Michelle Surjadi Fang mengukir sejarah sebagai perenang Indonesia pertama yang mampu meraih medali di ajang Olimpiade.

Atlet asal Kabupaten Tangerang, Banten itu berhasil membawa medali perunggu dalam ajang Youth Olympic Games Dakar 2026 di Senegal.

Perenang berusia 17 tahun ini sukses merebut medali perunggu nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 2 menit 14,10 detik.

Ia finis di posisi ketiga, di belakang Chang Mohan dari China yang meraih emas dengan waktu 2 menit 09,93 detik dan Ana Julia Aguiar Amaral dari Brasil yang merebut perak dengan catatan 2 menit 13,01 detik.

Usai pertandingan, Michelle mengaku sangat bahagia bisa menyumbangkan medali untuk Indonesia. Ia juga bersyukur atas pencapaian tersebut.

“Perasaan aku senang banget bisa menyumbang medali untuk Indonesia. Aku berterima kasih kepada Tuhan karena bisa memberikan medali untuk Indonesia,” kata Michelle dalam keterangan resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Sabtu (7/11/2026) dikutip Antara.

Tambahan perunggu tersebut membuat Indonesia mengoleksi satu medali perak dan dua perunggu. Capaian itu juga sekaligus menjadi rekor perolehan medali terbanyak Indonesia dalam satu edisi Youth Olympic Games sejak pertama kali berpartisipasi di Singapura pada 2010.

Sudah Masuk Pelatnas sejak Usia 13 Tahun

Lahir pada 17 Mei 2009, Michelle merupakan anak pertama pasangan Ridwan Surjadi dan Marina Lily. Perenang putri dengan tinggi badan 165 sentimeter ini menempuh pendidikan di SMA Pahoa, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

Perjalanan Michelle menuju panggung internasional sudah terlihat sejak usia belia. Pada 2022, ketika masih berusia 13 tahun dan duduk di bangku SMP Pahoa, ia dipanggil masuk pemusatan latihan nasional (Pelatnas) renang.

Pemanggilan itu tidak lepas dari prestasinya di Kejurnas Festival Aquatic Indonesia 2022. Michelle menyumbangkan 11 medali emas untuk kontingen Banten dalam kejuaraan yang digelar di Jakarta.

Pelatih renang Kabupaten Tangerang, Wiyanto, saat itu menilai Michelle memiliki potensi besar. Catatan waktunya di sejumlah nomor bahkan mampu bersaing dengan perenang yang lebih senior.

Dikutip Satelit News pada Oktober 2022, Michelle pernah mengungkapkan cita-citanya menjadi perenang nasional dan membawa nama Indonesia di kompetisi internasional.

“Cita-cita saya memang ingin jadi atlet renang nasional, saya ingin membawa nama harum Indonesia di level internasional. Saya akan berusaha berlatih maksimal untuk bisa meraih prestasi terbaik,” ujar Michelle.

Spesialis Gaya Kupu-Kupu

Gaya kupu-kupu menjadi nomor andalan Michelle. Pada 47th SEA Age Group Aquatic Championship 2025 di Singapura, ia meraih dua medali emas dari nomor 100 meter dan 200 meter gaya kupu-kupu putri kelompok umur 16–18 tahun.

Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Michelle memecahkan rekor nasional kelompok umur 16–18 tahun dan rekor kejuaraan di nomor 100 meter gaya kupu-kupu. Sementara pada nomor 200 meter, ia mencatatkan waktu 2 menit 12,86 detik, melewati rekor sebelumnya 2 menit 12,92 detik.

Pada tahun yang sama, Michelle juga tampil di Malaysia Open 2025. Ia meraih medali perak nomor 50 meter gaya kupu-kupu dengan catatan waktu 27,92 detik. Hasil itu terbilang menonjol karena Michelle masih berusia 16 tahun dan bersaing dengan perenang yang lebih senior.

Michelle juga mendapat pengalaman di Kejuaraan Dunia Renang Junior 2025 di Otopeni, Rumania. Ia finis di urutan ke-12 nomor 200 meter gaya kupu-kupu dengan catatan waktu 2 menit 12,98 detik.

Di tingkat nasional, Michelle menjadi salah satu penyumbang medali utama bagi kontingen Banten pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025. Ia meraih tiga emas, satu perak, dan dua perunggu dari cabang renang.

Tiga medali emasnya diperoleh dari nomor 100 meter gaya kupu-kupu, 400 meter gaya ganti perorangan, serta 200 meter gaya kupu-kupu putri.

Sebelumnya, Michelle juga meraih dua medali perunggu pada PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Kedua medali tersebut diperoleh dari nomor 100 meter dan 200 meter gaya kupu-kupu putri.

Punya Jiwa Petarung Sejak Belia

Pelatih renang Banten, Wiyanto, menyebut prestasi Michelle merupakan buah dari latihan keras dan dukungan kedua orang tuanya. Menurut dia, Michelle memiliki karakter kompetitif dan tidak mudah menyerah ketika berlatih maupun bertanding.

“Dia tidak mau kalah baik dalam latihan maupun pertandingan, dia selalu mau yang terdepan dalam kompetisi dalam latihan maupun pertandingan. Jiwa dia adalah petarung,” kata Wiyanto dikutip Tangerang Expres.

Karakter tersebut kembali diuji saat Michelle tampil di Dakar. Selain menghadapi persaingan di final, ia juga harus beradaptasi dengan cuaca panas yang menjadi tantangan selama perlombaan.

Michelle mengakui suhu panas di Dakar menjadi salah satu kendala yang harus dihadapinya. Namun, ia bersyukur dapat melewati tantangan tersebut hingga akhirnya naik podium.

Pelatih renang Indonesia, Felix Susanto, mengapresiasi kemampuan Michelle mengelola tekanan saat menghadapi persaingan di final. Medali perunggu di Dakar pun menjadi pencapaian bersejarah bagi Michelle sekaligus mewujudkan cita-citanya membawa nama Indonesia di panggung internasional..

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Budayawan Sleman, Ketua Umum Keluarga Alumni Sejarah Universitas Gadjah Mada (Kasagama), Dosen STIEPAR API Yogyakarta, Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY, Direktur Pusat Kebudayaan Saptohoedojo
Tidak ada komentar