Sakral, Puncak 101 Tahun RM Saptohoedojo Perempuan Pejabat Baca Puisi

Mabur.co– Puluhan perempuan pejabat OPD Pemerintah Kabupaten Sleman, yang terdiri dari Triana Wahyuningsih, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman, Dra. Shavitri Nurmala Dewi, M.A, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman,  Anita Septiana, A. Md, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman,  dr. Novita Krisnaeni, M.P.H, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Sleman, Purwati SH MH (Penewu Prambanan),  Dra. RR Mae Rusmi Suryaningsih, M.T, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Yani Saptohoedojo dan Ratu Siti (Owner Butik OOTD Malioboro Mall),  memeriahkan puncak peringatan 101 Tahun RM Saptohoedojo di pendopo utama Galeri Saptohoedojo, Kamis (5/2/2026) malam.

Puluhan perempuan pejabat OPD Pemerintah Kabupaten Sleman bergantian baca puisi. Mereka mengangkat tema “Cinta dan Kerja”.

Direktur Pusat Kebudayaan Saptohoedojo, Wahjudi Djaja, menuturkan, Peringatan 101 Tahun Saptohoedojo menjadi momentum penting untuk membuka dan menghidupkan rekaman perjalanan hidup bangsawan seniman kelahiran Surakarta tersebut.

“Saya berharap ke depan Galeri Saptohoedojo menjadi oase dan gerbang timur budaya Yogyakarta. Setiap bulan kami akan menggelar agenda seni budaya, termasuk sekolah seni dan pentas sastra.  Kegiatan ini  bertujuan agar generasi muda bisa belajar dan meneladani Saptohoedojo,” ujarnya di sela-sela acara.

Wahjudi Djaja mengatakan, dalam rangka memperingati  Hari Kartini, akan digelar pula pameran lukis  21 perempuan dari Yogyakarta dan Surakarta, pada 17-22 April 2026.

“Rangkaian Pekan Kebudayaan Saptohoedojo seperti yang digelar 1-7 Februari 2026, rencananya memang akan menjadi agenda tahunan,” tuturnya.

Sementara itu, Dra. Shavitri Nurmala Dewi, M.A, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, mengatakan, dalam rangka kegiatan pekan budaya, sengaja ikut berpartisipasi dalam membaca puisi.

“Ini merupakan pengalaman pertama membaca puisi di depan publik. Saya merasa terhormat, ikut menjadi bagian dari acara peringatan 101 tahun Saptohoedojo,” katanya, saat ditemui mabur.co, usai acara.

Dra Shavitri Nurmala Dewi MA Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman saat membacakan puisi Foto Setiaky A Kusuma

Shavitri menjelaskan, kesan mengikuti membaca puisi, kebetulan ia bertugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sering bertemu dengan teman-teman dari pegiat literasi, komunitas literasi, dan pegiat perpustakaan. 

“Saya pelajari, saya tuangkan dalam puisi, ternyata dapat diterima oleh teman-teman. Saat dibacakan jadi kepuasan tersendiri,” paparnya. 

Dalam acara membaca puisi tersebut, Shavitri membacakan puisi berjudul Dermaga Tanpa Jeda. Menceritakan curahan hati seorang perempuan yang bekerja sebagai PNS.

Dalam bekerja, seberapa hebat, pasti akan kembali ke keluarga.

“Cinta keluarga itu adalah sesuatu yang paling utama.  Kalau bekerja itu kan suatu sarana saja. Tetapi yang utama itu sebenarnya ini, cinta keluarga,” ungkapnya.

Shavitri menuturkan pula,  kegiatan semacam ini diharapkan menjadi satu  wadah, satu tempat yang menjadi pusat budayawan, seniman, orang-orang yang memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya, agar bisa berkumpul dan melaksanakan aktivitas di Galeri Saptohoedojo.

“Di Kabupaten Sleman, pusat-pusat aktivitas budaya sangat terbatas. Kalau ini bisa berkembang dengan baik, itu bisa melengkapi keanekaragaman berkesenian di wilayah Sleman,” pungkasnya. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *