Mabur.co– Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, tak kuasa menahan amarah saat melakukan inspeksi mendadak ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Planjan di Kapanewon Saptosari.
Sidak ini dilakukan usai menerima laporan ratusan siswa dari dua sekolah di wilayah tersebut mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Endah menjelaskan, siswa-siswa tersebut saat menyantap MBG tidak mempunyai gejala apa pun. Pihaknya telah melakukan pemantauan sejak kemarin dan hari ini banyak yang mengalami gejala keracunan.
Mengetahui hal ini, pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan pihak puskesmas untuk melakukan pendataan serta penanganan cepat.
Seluruh ambulans dan tenaga medis dikerahkan.
“Kemarin sudah kami monitor dan baru hari ini dapat laporan kalau ada 695 anak diduga terdampak keracunan MBG,” katanya, dilansir dari x@embah72, Senin (23/2/2026).
Endah mengatakan, dari jumlah tersebut, rinciannya siswa SMK N 1 Saptosari yang terdampak sebanyak 1.154 anak, namun yang mengalami gejala keracunan ada 476 anak.
Termasuk 10 guru dan 33 siswa diketahui izin tidak masuk. Namun belum terkonfirmasi apakah keracunan atau tidak.
“Sementara itu, di SMP N 1 Saptosari, sebanyak 420 siswa menerima MBG, dan 186 orang di antaranya mengalami gejala,” ucapnya. ***



