Mabur.co – Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, pada 15 Oktober 2026, menyelenggarakan International Conference on Culture, Language, and Literature (ICCuLL), di Ballroom Tower UNS.
Konferensi ini mengangkat tema “Cross-Border Sciences: Language, Literature, Culture and History in the Post-Truth Era”.

Penentuan tema didasari realitas dunia akademis saat ini yang harus berhadapan dengan tantangan baru di mana standar “kebenaran” diukur melalui algoritma, bukan pada kebenaran ilmiah.
Di sinilah kajian ilmiah menghadapi ancaman kematian kebenaran (the death of truth). Juga the death of expertise.
Metodologi yang Dibutuhkan
Hadirnya Artificial Intelligence (AI) juga memberikan tuntutan baru dalam kerja dunia akademis.
Hal ini memantik kebutuhan mendesak untuk memikirkan ulang metode dan metodologi yang dibutuhkan dalam mengembangkan kajian sosial humaniora, serta kolaborasi interdisipliner dalam mengembangkan keilmuan.
Konferensi diketuai Dr. Asti Kurniawati, M. Hum menghadirkan pembicara berbagai bidang ilmu maupun berbagai negara, yaitu: Datuk Profesor Kolonel (K) Dr. Awang Azman Awang Pawi, dari Universiti Malaya, Malaysia, Prof. Dr. Bambang Purwanto, M.A., dari Universitas Gadjah Mada, Indonesia, Associate Profesor Miguel Escobar Varela dari National University of Singapore, Dr. Jane Ahlstrand dari University of New England, Australia, Dr. Hou Mengyao dari Xihua University, Tiongkok, dan Dr. Dyah Ayu Nila Krisna, M. Hum dari Universitas Sebelas Maret, Indonesia.
Konferensi juga dihadiri para peserta dan presenter dari berbagai daerah di Indonesia serta 19 peserta dari Malaysia.
Dibuka oleh Rektor Universitas Sebelas Maret yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, M.Si.
Konferensi internasional ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya.
Selain konferensi internasional, acara lainnya adalah Seminar Nasional dan Munas Perkumpulan Prodi Sejarah se-Indonesia (PPSI), Munas Asosiasi Kajian Budaya Indonesia (AKBI) serta Seminar Antar-Bangsa.
Konferensi ini juga bekerja sama dengan Fakultas Sastra dan Jurnalistik Xihua University, Akademi Pengajian Melayu-Universiti Malaya, PPSI, AKBI, CI-UNS. ***
