Hadirkan Nuansa Budaya di Ruang Publik, Masyarakat Pemerhati Pelestarian Budaya Gelar ‘Cultural Fun Walk’ - Mabur.co

Hadirkan Nuansa Budaya di Ruang Publik, Masyarakat Pemerhati Pelestarian Budaya Gelar ‘Cultural Fun Walk’

Mabur.co-  Cultural Fun Walk menjadi ruang temu budaya yang hidup di jantung Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini mengajak masyarakat menyusuri rute dari Tugu Yogyakarta hingga Pasar Beringharjo dengan balutan busana tradisional, menghadirkan nuansa kebudayaan yang kental di ruang publik.

Langkah-langkah peserta yang mengenakan kebaya, kain, dan surjan tidak sekadar menjadi atraksi visual, tetapi juga simbol komitmen dalam merawat tradisi dan merayakan identitas lokal.

Kegiatan ini menegaskan bahwa budaya tidak hanya untuk dikenang, melainkan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, menjelaskan peserta Cultural Fun Walk berasal dari beragam komunitas yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya.

Mulai dari komunitas berkebaya, berkain, sastra-bahasa, museum, hingga komunitas pria bersurjan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Ini memang melibatkan banyak komunitas budaya. Selain memaknai rangkaian peringatan seperti Kartini, Pendidikan Nasional, dan Kebangkitan Nasional, kami ingin menegaskan bahwa Yogyakarta sebagai kota budaya harus terus bergerak dengan aktivitas berbasis kearifan lokal,” ungkapnya, Jumat (1/5/2026).

Yetti mengatakan, meskipun dikemas dalam bentuk jalan santai, Cultural Fun Walk tetap dirancang untuk menampilkan identitas khas Yogyakarta.

“Peserta tidak hanya berjalan, tetapi juga menikmati suasana dengan penuh kegembiraan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang diusung,” ujarnya.

Salah satu peserta, Astuti dari Komunitas Baju Lurik Jogja, mengaku kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan lintas komunitas.

Ia telah bergabung dalam komunitas tersebut selama kurang lebih dua tahun dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial maupun budaya.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita jadi merasa lebih bersatu. Komunitasnya juga banyak, jadi bisa saling kenal dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *