Masjid Pathok Negoro, Tertua di Yogya, Hampir Tiga Abad - Mabur.co

Masjid Pathok Negoro, Tertua di Yogya, Hampir Tiga Abad

Mabur.co- Yogyakarta selain kaya dengan tradisi dan tatanan adat juga memiliki banyak peninggalan sejarah yang masih dijaga kelestariannya sampai saat ini.

Salah satunya bangunan cagar budaya yang masih dijaga dan difungsikan hingga saat ini ialah Masjid Pathok Negoro Plosokuning atau Masjid Sulthani Plasakuning.

Berlokasi di Jalan Plosokuning Raya 99, Minomartani, Ngaglik, Sleman, pada awalnya masjid ini didirikan untuk menjadi benteng spiritual Keraton Yogyakarta.

Menurut literatur yang ada di perpustakaan keraton, Masjid Pathok Negoro Plosokuning merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Yogyakarta dengan usia hampir mendekati tiga abad.

Melacak jejak sejarah Kasultanan Yogyakarta tidak bisa dilepaskan dari keberadaan lima buah Masjid Pathok Negoro.

Nama kelima Masjid Pathok Negoro antara lain Masjid Wonokromo, Masjid Plosokuning, Masjid Mlangi, Masjid Babadan, dan Masjid Dongkelan.

Kelima Masjid Pathok Negoro ini dibangun di empat penjuru mata angin, dengan Masjid Gedhe yang berada di dekat pusat pemerintahan sebagai pusatnya.

Dilansir mabur.co dari laman Kemendikbud, Selasa (23/3/2026), Masjid Ploso Kuning, Masjid Mlangi, Masjid Babadan, dan Masjid Dongkelan dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I.

Sementara Masjid Wonokromo baru dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono IV.

Dilansir dari Kawedanan Tandha Yekti, Keraton Ngayogyakarta, Masjid Pathok Negoro merupakan masjid-masjid yang dibangun sebagai penanda batas wilayah Negaragung atau zona penyangga Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat.

Secara makna kata pathok berarti sesuatu yang ditancapkan sebagai batas atau penanda, dapat juga berarti aturan, pedoman atau dasar hukum.

Sementara negoro berarti negara, kerajaan, atau pemerintahan. Sehingga pathok negoro bisa diartikan juga sebagai batas wilayah negara atau pedoman bagi pemerintahan negara.

Masjid Pathok Negoro Plosokuning merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Yogyakarta dengan usia hampir mendekati tiga abad. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Secara lokasi, posisi Masjid Pathok Negoro berada di wilayah pinggiran Kuthanegara, tepat berada di perbatasan wilayah Negaragung atau zona penyangga pusat pemerintahan Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat.

Untuk itu, empat Masjid Pathok Negoro masing-masing berada di empat penjuru mata angin.

Masjid tersebut meliputi Masjid Jami’ An-Nur di Mlangi (Barat), Masjid Jami’ Sulthoni di Plosokuning (Utara), Masjid Jami’ Ad-Darojat di Babadan (Timur), dan Masjid Nurul Huda di Dongkelan (Selatan).

Selain menunjukkan penanda negara, Masjid Pathok Negoro memegang arti batas, aturan, atau dasar hukum negara.

Masjid ini berfungsi untuk membina keimanan masyarakat, juga membantu pelaksanaan acara keagamaan. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *