Mengenal Seni Topeng yang Tumbuh di Yogyakarta

Kreasi topeng yang tumbuh di Yogyakarta ternyata mengandung aspek seni yang sangat berkualitas. Seni topeng yang dibuat sebagai gaya topeng Yogyakarta ternyata bukanlah sekadar karya kerajinan biasa saja.

Seni topeng yang tumbuh di Yogyakarta merupakan pencapaian karya seni adiluhung. Keberadannya bernilai sebagai warisan budaya yang sarat makna.

Dijelaskan dalam instagram dinaskebudayaandiy, pertumbuhan topeng gaya Yogyakarta berawal dari kiprah seniman Warno Waskito. Sebagai seniman yang tekun pada 1920 Warno Waskito memulai menekuni pembuatan seni topeng.

Bermarkas di kawasan Jetis, Bantul, ia mengembangkan kreasi seni topeng yang ternyata terinspirasi dari kisah Panji.

Diketahui, kisah panji memuat nilai sejarah dan filosofi kehidupan yang sangat pekat. Hal itu bisa dilihat dari pencapaian setiap ukiran dan karakter topeng yang sudah jadi.

Karakter topeng tersebut mencerminkan adanya sikap sabar dan tekun. Jika diperhatikan dengan detail, maka pencapaian estetikanya cukup tinggi. Keindahan estetika yang dibawa khas gaya Yogyakarta.

Sampai sekarang topeng gaya Yogyakarta ini memang dapat terus tumbuh. Tidak hanya di kawasan Jetis, Bantul, di kawasan Bobung, Gunungkidul, pun ada seniman yang melanjutkan pembuatan topeng khas gaya Yogyakarta tersebut.

Pastilah hal tersebut menguatkan simbol kearifan lokal yang patut dilestarikan dengan baik. Apalagi kreasi seni topeng tersebut juga sudah mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *